Pemprov Sulsel Siap Tampilkan 100 Lebih Produk Unggulan di Inacraft 2023

Pemprov Sulsel mengusung tema besar yakni "From Smart Village to Global Market" pada Inacraft 2023 di Jakarta. @Jejakfakta/Ist.

Masing-masing kabupaten dan kota wajib menampilkan lima produk unggukan pada Pameran Inacraft 2023 di Jakarta.

Jejakfakta.com, Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap menyukseskan Pameran Inacraft 2023 bulan Maret mendatang. Terdapat 100 lebih produk unggulan siap ditampilkan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur untuk membahas segala persiapan, Senin (30/1/2023). Menurutnya, pameran Inacraft 2023 rencananya akan diselenggarakan pada 01 hingga 05 Maret 2023 di Jakarta Convention Center (JIC).

Ahmadi menjelaskan, dari hasil rapat koordinasi, disepakati bahwa kegiatan ini akan melibatkan 24 kabupaten/kota. Semua akan bersinergi dan berkolaborasi untuk mengisi masing-masing booth yang disiapkan.

Baca Juga : Tinjau Gedung Simpurusiang, Bupati Irwan Tekankan Kualitas Pengerjaan hingga Tahap Akhir

"Masing-masing kabupaten dan kota wajib menampilkan lima produk unggukan. Jadi kalau dikasih 24, maka total akan ada 100 lebih produk unggulan yang akan ditampilkan Provinsi Sulawesi Selatan," jelas Ahmadi.

Tak hanya produk unggulan, kata Ahmadi, 24 kabupaten/kota juga diminta untuk menyiapkan kesenian dan kebudayaannya untuk ditampilkan pada Expo Budaya sebagai rangkaian acara Inacraft 2023. Baik itu tarian, musik tradisional, dan sebagainya.

"Jadi selama lima hari itu, akan bergantian kesenian daerah ditampilkan pada stand Provinsi Sulawesi Selatan," tambahnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Budaya Keamanan Siber ASN Lewat Webinar Cyber Security Awareness 2026

Selain itu, masalah pembiayaan juga akan dikolaborasikan dengan kabupaten/kota. Pada kegiatan ini, tiap provinsi dibebani Rp3,5 miliar.

Menurut Ahmadi, dari kebutuhan itu sebesar Rp1,2 miliar lebih dibebankan ke provinsi. Sisanya menjadi tanggung jawab masing-masing kabupaten/kota yang diharapkan berpartisipasi sebesar Rp75 juta.

"Pokoknya dari pintu masuk hingga ke masing-masing booth kabupaten/kota akan menampilkan ciri khas Sulsel dengan keunikan 24 kabupaten dan kota. Kita pasti tampil beda dibandingkan provinsi lain," katanya.

Baca Juga : Wabup Lutim Hadiri HLM TPID Sulsel, Tegaskan Komitmen Stabilitas Harga Jelang Iduladha

Tahun ini, Pemprov Sulsel mengusung tema besar yakni "From Smart Village to Global Market". Adapun sub-temanya "The Authentic South Sulawesi" dengan ikon Kapal Phinisi. Kapal Phinisi yang berasal dari Sulawesi Selatan merupakan identitas dari bangsa Indonesia dan sejak 7 Desember 2017 ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO kategori Warisan Budaya Tak Benda. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru