Pesan Damai Munafri di Paskah KPI, Makassar Maju Jika Bersatu Tanpa Sekat Perbedaan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat menghadiri Perayaan Paskah serta Hari Ulang Tahun ke-23 Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang digelar Gereja Toraja Jemaat Tamalanrea, Sabtu (25/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri: Penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI yang diraih sebelumnya menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat merawat ruang hidup yang damai dan terbuka.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan pesan persatuan dan toleransi saat menghadiri Perayaan Paskah serta Hari Ulang Tahun ke-23 Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang digelar Gereja Toraja Jemaat Tamalanrea, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Munafri yang akrab disapa Appi disambut hangat para pendeta, pengurus gereja, tokoh masyarakat, dan jemaat yang memadati lokasi acara. Momentum itu menjadi simbol kuat kebersamaan lintas agama di Makassar.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan kehadiran pemerintah di setiap kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen membangun kota secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Baca Juga : Makassar Pecah Dominasi Jawa! Kota Makassar Jadi Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan Nasional Hari Otda 2026

“Kehadiran saya bukan secara pribadi, tetapi memberi gambaran bahwa Pemerintah Kota Makassar benar-benar akan membangun kota ini secara inklusif, melibatkan seluruh stakeholder dan seluruh elemen,” ujarnya.

Ia juga menyoroti citra Makassar sebagai kota yang terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI yang diraih sebelumnya menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat merawat ruang hidup yang damai dan terbuka.

Appi menekankan, penghargaan bukanlah tujuan akhir. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga nilai kebersamaan agar tetap hidup di tengah masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah.

Baca Juga : Ketua KORMI Makassar Tancap Gas: Siapkan Event Massal di 15 Kecamatan, Bidik Prestasi FORNAS 2027

“Yang membedakan kita cuma akidah. Tetapi untuk hidup bersama-sama, tidak ada yang bisa membatasi kita untuk saling berdampingan, saling bergandengan tangan demi tujuan membangun Kota Makassar yang kita cintai ini,” tegasnya.

Pesan damai tersebut menegaskan bahwa kemajuan Makassar hanya bisa dicapai melalui persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru