Lepas JCH Makassar di Baruga Anging Mammiri, Munafri Tegaskan: Haji Bukan Tamasya, Jaga Niat dan Kesehatan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi di Rumah Jabatan Wali Kota, Baruga Anging Mammiri, Rabu (29/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Daftar tunggu (waiting list) tahun 2027 diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang, dan bisa meningkat hingga 2.700 orang jika digabung dengan kategori lain.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi di Rumah Jabatan Wali Kota, Baruga Anging Mammiri, Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah tamasya atau rekreasi, melainkan momentum suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon doa terbaik serta mensyukuri nikmat Allah SWT,” tegasnya.

Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu

Ia mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi perhatian penting selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Munafri juga menyebut pelepasan JCH di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen yang berpotensi menjadi sejarah baru bagi Kota Makassar, mengingat belum pernah sebelumnya dilakukan di lokasi tersebut.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan pemilihan lokasi tersebut.

Baca Juga : Di Atas Kapal Pinisi Warisan Dunia, Duet Munafri dan Fadly Padi Meriahkan Pelayaran Senja IGS 2026 di Laut Losari

Tak hanya itu, ia menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan seluruh masyarakatnya. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antarjemaah selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga. Saling menjaga dan membantu, karena ini perjalanan spiritual yang dijalani bersama,” pesannya.

Kepada para petugas haji, Munafri menegaskan bahwa tugas yang diemban merupakan amanah besar dan mulia. Ia meminta agar pelayanan kepada jemaah dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH telah melalui proses ketat, khususnya dalam aspek kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Ini untuk memastikan jemaah benar-benar siap,” ujarnya.

Baca Juga : La Galigo dan Kuliner Khas Sulsel Memukau Delegasi Dunia, IGS 2026 Buka Peluang Investasi Baru untuk Makassar

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit untuk memastikan standar kesehatan terpenuhi secara berkelanjutan.

Tahun ini, jumlah JCH asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, 4, dan 10.

Selain itu, Makassar juga berperan sebagai pelengkap kuota kloter di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Kemenlu Perkenalkan Kuliner dan Peluang Investasi kepada Delegasi Dunia

Amrullah turut mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Daftar tunggu (waiting list) tahun 2027 diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang, dan bisa meningkat hingga 2.700 orang jika digabung dengan kategori lain.

“Ini menunjukkan minat masyarakat sangat tinggi, sehingga persiapan terutama dari sisi kesehatan harus semakin matang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar akan terus diperkuat guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan optimal.

Pelepasan JCH tahun ini bukan hanya simbol keberangkatan, tetapi juga pengingat bahwa perjalanan haji adalah ujian kesiapan fisik, mental, dan spiritual—yang harus dijalani dengan niat tulus dan kebersamaan. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru