Pemkab Gowa Fokus Bangun Birokrasi Profesional Lewat Manajemen Talenta ASN

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mengikuti Ekspose Manajemen Talenta di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/5/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa memperkuat penempatan ASN berbasis kompetensi melalui manajemen talenta guna membangun birokrasi profesional dan meningkatkan pelayanan publik.

Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat reformasi birokrasi dengan mendorong penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kompetensi, integritas, dan kinerja melalui sistem manajemen talenta. Langkah ini dinilai menjadi strategi penting untuk menciptakan birokrasi profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Pemkab Gowa mengikuti Ekspose Manajemen Talenta di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/5/2026).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan penerapan manajemen talenta bukan sekadar proses pengisian jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja birokrasi yang lebih sehat dan kompetitif.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Antar Daerah Hadapi El Nino dan Jaga Keberlanjutan Pertanian

“Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi dan kinerja. Manajemen talenta menjadi instrumen penting agar penempatan pegawai dilakukan secara tepat sehingga organisasi berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Menurutnya, ASN yang ditempatkan sesuai kapasitas dan potensi akan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih maksimal kepada masyarakat.

“Yang kita bangun adalah budaya kerja yang memberi ruang kepada ASN berprestasi untuk berkembang. Ketika orang ditempatkan sesuai kemampuan dan integritasnya, maka pelayanan publik juga akan semakin optimal,” jelasnya.

Baca Juga : Siaga Tanpa Panik, Strategi Cepat Pemkab Gowa Amankan Produksi Pangan Hadapi El Nino

Selain meningkatkan efektivitas organisasi, sistem manajemen talenta juga diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan birokrasi di lingkup Pemkab Gowa.

“Kita ingin proses pengembangan karir ASN berjalan lebih objektif dan terencana sehingga setiap perangkat daerah memiliki SDM yang siap mengisi kebutuhan organisasi di masa depan,” tambah Bupati Husniah.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyebut penguatan manajemen ASN akan terus dilakukan secara nasional melalui pembinaan yang terukur dan berbasis standar.

Baca Juga : Jadi Percontohan di Sulsel hingga Nasional, Imunisasi Zero Dose Gowa Capai 101,6 Persen

Ia mengungkapkan, pada 2026 BKN menargetkan pembinaan terhadap 643 instansi dengan fokus pada delapan aspek utama, termasuk manajemen talenta, pengembangan kompetensi, dan digitalisasi manajemen ASN.

“Kepastian karir harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap norma dan standar manajemen ASN. Karena itu pembinaan dan pengawasan akan terus kami lakukan secara konsisten,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menilai penerapan talent pool mampu mempercepat proses pengisian jabatan di pemerintahan daerah.

Baca Juga : Pemkab Gowa Umumkan Pemenang Lomba Surat untuk Bupati Talenrang

“Manajemen talenta membuat proses pengisian jabatan lebih efisien karena tidak membutuhkan proses lelang yang panjang. Ada efisiensi waktu, anggaran, dan politik,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Momentum tersebut juga mencatatkan Sulawesi Selatan sebagai provinsi pertama yang melaksanakan ekspose manajemen talenta di luar kantor pusat BKN.

Turut hadir mendampingi Bupati Gowa, Kepala BKPSDM Kabupaten Gowa, Indra Said. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru