Musdalub KWMSB Sulsel Tetapkan Prof. Heriyati Yatim sebagai Ketua Baru, Siap Benahi Organisasi hingga 2030
Musdalub KWMSB Sulsel menetapkan Prof. Dr. Heriyati Yatim sebagai Ketua BPW periode 2025–2030. Kepengurusan baru siap melakukan pembenahan organisasi dan memperkuat solidaritas warga Mandar.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Kerukunan Warga Mandar Sulawesi Barat Wilayah Sulawesi Selatan berlangsung dinamis dan melahirkan arah baru kepemimpinan organisasi. Forum yang digelar di Gedung PTSP Kota Makassar, Sabtu (9/5/2026), itu resmi menetapkan Prof. Dr. Heriyati Yatim sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KWMSB Sulawesi Selatan periode 2025–2030 secara aklamasi.
Musdalub tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan penting, mulai dari penerimaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebelumnya, pergantian pucuk kepemimpinan, hingga restrukturisasi organisasi untuk memperkuat peran KWMSB di Sulawesi Selatan.
Usai terpilih, Prof. Heriyati langsung bergerak cepat dengan memimpin rapat perdana guna membentuk tim formatur penyusunan kepengurusan baru. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat dimulainya pembenahan internal organisasi agar lebih solid dan adaptif menghadapi tantangan ke depan.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Gelar Halal Bihalal Bersama Pengurus ASITA Sulsel
Dalam struktur baru nanti, BPW KWMSB Sulsel akan diperkuat melalui tujuh bidang strategis, yakni Bidang Pendidikan dan Literasi, Seni Budaya dan Pariwisata, Keagamaan Dakwah dan Kemanusiaan, Ekonomi dan Kewirausahaan, Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan, serta Humas, Kemitraan, dan Publikasi.
Dalam sambutannya, Prof. Heriyati menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen organisasi, baik pengurus, pembina, penasihat, maupun anggota agar bersama-sama membangun organisasi yang lebih maju dan bermanfaat bagi warga Mandar di perantauan.
“Dengan bekerja sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing, insya Allah roda organisasi akan berjalan lebih tertib, harmonis, dan efektif,” ujar Prof. Heriyati.
Baca Juga : Tutup Safari Ramadan di Sangkarrang, Munafri Bawa Pesan Kuat: Pelayanan Harus Menjangkau Hingga Pulau
Ia juga mengingatkan pentingnya seluruh pengurus tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi demi menjaga marwah dan arah perjuangan KWMSB.
“Hari ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi momentum memperkuat persatuan dan pengabdian untuk warga Mandar,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News