DPPKB Luwu Timur Perkuat Program TAMASYA Lewat Kolaborasi Lintas Sektor, Fokus pada Pengasuhan Anak Berkualitas

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Implementasi Program Prioritas Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), di Aula Kantor DPPKB Luwu Timur, Selasa (12/5/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

DPPKB Luwu Timur memperkuat implementasi Program TAMASYA melalui koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan ketahanan keluarga.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Upaya memperkuat kualitas pengasuhan anak dan ketahanan keluarga di daerah terus digencarkan. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Implementasi Program Prioritas Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), di Aula Kantor DPPKB Luwu Timur, Selasa (12/5/2026).

Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan peran berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan program pengasuhan anak berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga terkait implementasi program prioritas TAMASYA di daerah. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan OPD, penyuluh KB, serta berbagai instansi dan pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga : Wujudkan Keluarga Tangguh, Dinas PPKB Lutim Perkuat Peran Penyuluh KB Lewat Sosialisasi Ketahanan Keluarga

Kepala DPPKB Luwu Timur, Amrullah, menegaskan bahwa keberhasilan program TAMASYA sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

“Pelaksanaan program TAMASYA membutuhkan dukungan dan kerja sama lintas sektor agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pengasuhan anak dan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPPKB Luwu Timur, Efy Syahriyani, menekankan bahwa TAMASYA menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kualitas keluarga menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia.

Baca Juga : Munafri Dorong PKK Jadi “Kawah Candradimuka”, Cetak Kader Tangguh dan Keluarga Berkualitas

Dalam forum tersebut, narasumber dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Nathalia Debora Sidabutar, memaparkan strategi implementasi program mulai dari pembagian peran lintas sektor, mekanisme pelaksanaan, hingga pola pendampingan kepada masyarakat.

Selain aspek teknis, forum juga menyoroti pentingnya edukasi kepada orang tua terkait pola pengasuhan yang ramah anak, guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak usia dini.

Para peserta juga memberikan berbagai masukan untuk memperkuat pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di tingkat daerah.

Baca Juga : Ramadan Satukan Elite Daerah, Munafri Perkuat Sinergi Forkopimda Jaga Stabilitas Makassar

Melalui koordinasi lintas sektor ini, DPPKB Luwu Timur berharap terbentuk komitmen bersama yang kuat antarinstansi dalam menyukseskan program TAMASYA. Tujuannya tidak hanya memperkuat layanan pengasuhan anak, tetapi juga membangun fondasi keluarga berkualitas sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru