Peduli Disabilitas, Dinsos Pangkep Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Diikuti 30 Peserta
Pelatihan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Pangkep terhadap pemenuhan hak-hak difabel dan upaya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi seluruh warga.
Jejakfakta.com - PANGKEP - Dinas Sosial Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan bahasa isyarat dalam rangka pemberian bimbingan fisik, mental, spiritual, dan sosial bagi penyandang disabilitas. Pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di Aula DP2KBP3A Pangkep, Senin (18/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Yusran berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai agenda tahunan pemerintah daerah. “Tidak terasa ini sudah dilaksanakan tiga kalinya, insyaallah ini akan jadi kegiatan tahunan kita di Kabupaten Pangkep. Insyaallah saya sebagai bupati, apa-apa yang bisa saya bantu, akan saya berikan kepada teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya bahasa isyarat karena masih banyak yang belum mengerti. “Saya menitipkan seluruh peserta untuk betul-betul menyimak materi yang akan diberikan,” tambahnya. Bupati berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan mempermudah komunikasi antarpenyandang disabilitas.
Baca Juga : Pertama di Sulsel, Pangkep Jadi Percontohan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI)
Kepala Dinas Sosial Pangkep, Jaenal Sanusi, menjelaskan bahwa perluasan pemahaman bahasa isyarat sangat penting agar komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat berjalan lebih baik. “Karena ternyata masih banyak teman-teman kita yang disabilitas tidak mengetahui bahasa isyarat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, karena keterbatasan anggaran, peserta pelatihan tahun ini hanya 30 orang. Namun, ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar.
Pelatihan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Pangkep terhadap pemenuhan hak-hak difabel dan upaya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi seluruh warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News