TP PKK Makassar Ajak Kader Berlomba Amal di Dzulhijjah, Kajian Islam di Masjid Agung 45 Disambut Antusias
TP PKK Kota Makassar menggelar kajian Islam bertema keutamaan bulan Dzulhijjah di Masjid Agung 45 Makassar. Kader diajak memaksimalkan ibadah dan amal saleh.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menyambut datangnya bulan Dzulhijjah yang dikenal sebagai salah satu bulan paling mulia dalam Islam, TP PKK Kota Makassar menggelar kajian Islam bertema “Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Memanfaatkan Waktu Termulia Sepanjang Tahun” di Masjid Agung 45 Makassar, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Pokja I TP PKK Kota Makassar itu menjadi ruang penguatan spiritual bagi kader PKK sekaligus ajakan untuk memaksimalkan ibadah dan amal saleh di momentum sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Kajian tersebut dihadiri kader TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, serta sejumlah organisasi perempuan di Kota Makassar. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Baca Juga : TP PKK Makassar Turun ke Sekolah, Siswa SMP Diajak Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Sampah
Mewakili Ketua TP PKK Kota Makassar, Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati Syahrum, menegaskan bahwa kajian Islam rutin digelar sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual kader PKK.
“Melalui kajian seperti ini, kami berharap para kader tidak hanya mendapatkan tambahan ilmu agama, tetapi juga semakin memperkuat keimanan serta dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurut Syahriati, bulan Dzulhijjah merupakan momentum istimewa yang harus dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga : Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga
“Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan. Momentum ini hendaknya kita manfaatkan untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal saleh, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kader TP PKK agar mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan religius di tengah masyarakat, tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Syahriati menilai penguatan nilai spiritual sangat penting dalam membentuk keluarga yang harmonis, berkualitas, dan sejahtera, sejalan dengan visi gerakan PKK.
Baca Juga : Melinda Aksa Turun ke Posyandu, Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Ibu-Anak di Makassar
Sementara itu, pemateri kajian, Ustadz Mufassir Arif, menjelaskan keutamaan bulan Dzulhijjah, khususnya pada sepuluh hari pertama yang disebut sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
Ia turut mengulas makna ibadah kurban sebagai simbol ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Menurutnya, kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan bentuk pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Selain itu, ia juga menjelaskan makna ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, persaudaraan, dan penghambaan kepada Allah SWT.
Baca Juga : Melinda Aksa Tinjau Posyandu ICD Nusa Indah, Tekankan Pentingnya Gizi dan Layanan Dasar Keluarga
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap para kader dan masyarakat dapat menjadikan bulan Dzulhijjah sebagai momentum memperkuat spiritualitas, memperbanyak amal saleh, serta membangun kehidupan keluarga yang lebih religius dan harmonis. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News