PGIW Sulselra Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot Makassar, Dukung Program Pembangunan dan Perkuat Toleransi
PGIW Sulselra menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan Pemkot Makassar dan siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat toleransi, kerukunan, serta pembangunan inklusif di Kota Makassar.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Dukungan terhadap program pembangunan Pemerintah Kota Makassar terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (PGIW Sulselra) menyatakan komitmen penuh untuk menjadi mitra strategis Pemkot Makassar dalam memperkuat pembangunan yang inklusif, harmonis, dan berbasis kolaborasi.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, saat melakukan audiensi dan silaturahmi bersama jajaran pengurus PGIW Sulselra dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, PGIW Sulselra menegaskan kesiapan untuk berperan aktif mendukung berbagai program pemerintah, termasuk membantu menyosialisasikan program pembangunan kepada jemaat dan gereja-gereja yang tersebar di Kota Makassar.
Baca Juga : HUT ke-69 Kodam Hasanuddin, Munafri Tegaskan Kolaborasi TNI dan Pemda Kunci Pembangunan Makassar
"Kami PGIW mendukung program Pemerintah Kota. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena mampu menjembatani kebutuhan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat," ujar Yohanis.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus memastikan program-program pemerintah dapat diterima dan dijalankan secara luas oleh masyarakat.
"Dengan kerja sama yang baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat yang lebih luas," katanya.
Baca Juga : Hari Lahir Pancasila, Munafri Ajak Warga Makassar Jaga Harmoni dan Perkuat Persatuan
Perkuat Makassar sebagai Kota Damai dan Inklusif
Selain membahas dukungan terhadap program pembangunan, audiensi tersebut juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
Yohanis menilai kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun pemerintahan yang terbuka dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, ras, maupun golongan.
Baca Juga : Hadiri Sannipata Waisak, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Benteng Toleransi di Tengah Keberagaman
Ia menegaskan bahwa PGIW Sulselra memiliki visi yang sejalan dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan sosial yang harmonis.
"Kami berharap Bapak Wali Kota dapat terus menghadirkan kebijakan yang menjadikan kami bagian penting bersama seluruh masyarakat Makassar," tuturnya.
Menurut Yohanis, semangat kebersamaan dan toleransi harus terus dirawat agar Makassar semakin dikenal sebagai kota yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi keberagaman.
Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki
"Kami PGIW memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang damai, harmonis, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Semakin damai, semakin mulia," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh warga harus dapat merasakan bahwa Makassar merupakan rumah bersama yang aman untuk hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling mendukung.
Silaturahmi Perdana Pengurus Baru
Baca Juga : Makassar Raih Terbaik I Creative Financing 2026, Munafri-Aliyah Borong Penghargaan Regional Sulawesi
Kunjungan tersebut juga menjadi silaturahmi perdana pengurus baru PGIW Sulselra kepada Pemerintah Kota Makassar sekaligus memperkenalkan kepengurusan dan program-program organisasi yang akan dijalankan ke depan.
"Ini adalah silaturahmi pertama kami dengan Bapak Wali Kota selaku pengurus baru PGIW Sulselra," jelas Yohanis.
Pada kesempatan itu, PGIW Sulselra turut menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar.
"Kami datang untuk memperkenalkan diri, memperkenalkan program-program kami, sekaligus menyampaikan apresiasi atas capaian-capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar," pungkasnya.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Makassar. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News