Lari, Gowes, hingga Lapor Jalan Rusak Bisa Dapat Hadiah dari Pemkot Makassar
Pemkot Makassar luncurkan Makassar Virtual Run terintegrasi Strava dan Lontara Plus. Warga bisa lari, gowes, hingga lapor jalan rusak untuk dapat poin dan hadiah.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar meluncurkan inovasi digital yang mengubah cara warga berolahraga sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan kota. Lewat program “Makassar Virtual Run”, aktivitas lari, jalan santai, hingga bersepeda kini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga bisa menghasilkan poin yang dapat ditukar hadiah.
Program ini menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam menggabungkan gaya hidup sehat dengan sistem pelaporan kondisi kota berbasis digital yang terintegrasi dalam Lontara Plus Makassar Move.
Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, mengatakan program ini merupakan inisiatif Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mendorong masyarakat lebih aktif sekaligus peduli terhadap lingkungan kota.
Baca Juga : HUT ke-81 RI, Melinda Aksa Dorong TP PKK Makassar Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter
“Ini inisiatif Pak Wali. Beliau ingin masyarakat aktif berolahraga sekaligus memperhatikan kondisi kotanya,” kata Gita, Rabu (3/6/2026).
Konsepnya memungkinkan warga berlari, berjalan, atau bersepeda secara mandiri di mana saja. Aktivitas tersebut akan terhubung dengan aplikasi Strava, sehingga seluruh pergerakan peserta tercatat otomatis dalam sistem.
Melalui fitur Makassar Move, peserta dapat mengikuti berbagai tantangan seperti Run for Clean City, Makassar Virtual Cycling, hingga event olahraga lainnya yang disiapkan Pemkot.
Baca Juga : Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi, Appi Dorong Pelayanan Publik yang Makin Mudah
Yang membedakan program ini dari virtual run pada umumnya adalah integrasi dengan layanan pengaduan publik Lontara Plus, super app resmi Pemkot Makassar.
Warga tidak hanya mengumpulkan poin dari aktivitas olahraga, tetapi juga dari kontribusi melaporkan masalah kota secara langsung.
“Kalau menemukan trotoar rusak atau jalan berlubang, bisa langsung difoto dan dilaporkan lewat Lontara Plus. Poinnya justru lebih besar dari sekadar olahraga,” jelas Gita.
Baca Juga : IAS Hadiri HUT ke-81 RI di Karebosi, Momentum Silaturahmi Para Mantan Pemimpin Makassar
Laporan yang masuk akan diverifikasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika sebelum diteruskan ke OPD terkait untuk ditindaklanjuti.
Seluruh aktivitas peserta akan dihitung secara real time, mulai dari jarak tempuh olahraga hingga jumlah aduan yang dikirimkan. Sistem akan menampilkan papan peringkat berdasarkan akumulasi poin tanpa perhitungan manual.
“Semua otomatis. Begitu aktivitas atau laporan masuk, langsung terakumulasi di sistem,” ujarnya.
Baca Juga : Paskibraka Makassar Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Fort Rotterdam
Tidak ada batasan target poin. Peringkat ditentukan murni dari tingkat keaktifan peserta, baik dalam olahraga maupun pelaporan kondisi kota.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Makassar menyiapkan berbagai hadiah seperti jersey eksklusif, perlengkapan olahraga, hingga sepatu bagi peserta dengan poin tertinggi.
Selain itu, poin juga bisa ditukar dengan voucher dari restoran, kafe, hingga pelaku usaha lokal yang ikut berkolaborasi dalam program ini.
Baca Juga : HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Bawa Layanan Publik ke Genggaman Warga
“Poin bisa ditukar dengan voucher dari UMKM, restoran, atau kafe yang bekerja sama,” kata Gita.
Pemkot juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan pelaku UMKM untuk memperkuat ekosistem gamifikasi ini.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kota.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan fasilitas publik di sekitarnya,” ujarnya.
Program Makassar Virtual Run telah diperkenalkan bertepatan dengan Makassar Half Marathon (MHM) dan kini sudah dapat diikuti masyarakat melalui platform digital yang tersedia. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News