Resmikan Masjid Nurul Ilmi SMAN 10 Gowa, Wabup Darmawangsyah Dorong Penguatan Karakter dan Spiritualitas Siswa
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin meresmikan Masjid Nurul Ilmi SMAN 10 Gowa. Selain mendorong penguatan karakter siswa, ia bersama Ketua TP PKK Gowa dan DPRD menyalurkan bantuan Rp25 juta.
Jejakfakta.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meresmikan Masjid Nurul Ilmi yang berdiri di lingkungan SMA Negeri 10 Gowa, Jalan Mustafa Daeng Bunga, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Rabu (3/6/2026).
Peresmian rumah ibadah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritualitas siswa di lingkungan sekolah. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Rajab, jajaran guru, serta ratusan siswa.
Darmawangsyah mengaku memiliki keterikatan emosional dengan pembangunan Masjid Nurul Ilmi. Pasalnya, ia merupakan tokoh yang melakukan peletakan batu pertama saat pembangunan masjid tersebut dimulai beberapa tahun lalu.
Baca Juga : Pemkab Gowa Percepat Penanganan Stunting, Wakil Bupati Turun Langsung Salurkan Bantuan Gizi
"Sebenarnya yang lebih tepat meresmikan adalah Ibu Ketua Komisi E DPRD Sulsel yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun karena saya yang melakukan peletakan batu pertama saat pembangunan dimulai, pihak sekolah meminta saya untuk meresmikannya. Alhamdulillah, hari ini masjid ini dapat kita resmikan bersama," ujarnya.
Menurut Darmawangsyah, kehadiran masjid di lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.
Ia menilai keberadaan Masjid Nurul Ilmi merupakan anugerah yang patut disyukuri seluruh warga sekolah, terlebih dengan bangunan dua lantai yang mampu menampung banyak jamaah dan mendukung berbagai aktivitas keagamaan.
Baca Juga : Wabup Gowa Sisihkan Gaji Pribadi untuk Lawan Stunting, 200 Keluarga di Bajeng Terima Paket Gizi
"Ini adalah kebanggaan bagi sekolah. Tidak semua sekolah memiliki kesempatan membangun masjid yang megah seperti ini. Kehadiran masjid ini akan menjadi warisan yang terus dikenang dan dimanfaatkan oleh generasi siswa yang akan datang," katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan fasilitas keagamaan di sekolah, Darmawangsyah menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta. Ia juga mengajak Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah, untuk turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, sementara Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Rajab menyumbangkan Rp5 juta.
Total bantuan yang terkumpul pada momentum peresmian tersebut mencapai Rp25 juta.
Baca Juga : Gowa Raih Penghargaan Kemendagri, Turunkan Stunting hingga 17 Persen dan Kantongi Insentif Rp1 Miliar
Pada kesempatan yang sama, Darmawangsyah mengajak masyarakat untuk terus membudayakan sedekah dan berkontribusi dalam pembangunan fasilitas sosial maupun keagamaan.
"Saya percaya bahwa sedekah tidak akan membuat seseorang kekurangan. Justru dengan keikhlasan berbagi, kita mendapatkan keberkahan dan kemudahan dalam berbagai urusan," ungkapnya.
Peresmian Masjid Nurul Ilmi ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol mulai beroperasinya rumah ibadah tersebut.
Baca Juga : Wabup Gowa Pastikan Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Tetap Normal Pascakebakaran
Sementara itu, Kepala UPT SMAN 10 Gowa, Ansar AS, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan Darmawangsyah terhadap pengembangan sekolah, termasuk dalam proses pembangunan masjid.
"Beliau adalah tokoh yang melakukan peletakan batu pertama masjid ini. Karena itu kami merasa sangat tepat jika beliau yang meresmikannya. Kehadiran beliau bersama Ibu Ketua Komisi E DPRD Sulsel dan Wakil Ketua DPRD Gowa menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh warga sekolah," kata Ansar.
Ansar juga mengungkapkan capaian akademik sekolah yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2026, sebanyak 50 siswa SMAN 10 Gowa berhasil lolos melalui jalur undangan dan Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SMBT), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga : Ciptakan Budaya Bersih, MAN Pinrang Laksanakan Program Gerakan Indonesia ASRI
"Alhamdulillah, jumlah siswa yang diterima melalui jalur undangan dan SMBT mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa," ujarnya.
Keberadaan Masjid Nurul Ilmi diharapkan menjadi pusat pembinaan keagamaan sekaligus wadah pembentukan karakter siswa yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia di masa mendatang. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News