Sekda Gowa Lepas KTNA ke PENAS XVII Gorontalo, Minta Petani dan Nelayan Jadi Duta Produk Unggulan Daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, saat melepas secara simbolis rombongan KTNA Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (17/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Sekda Gowa Andy Azis melepas 43 anggota KTNA menuju PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo. Peserta diminta menjadi duta promosi produk unggulan pertanian dan perikanan Kabupaten Gowa.

Jejakfakta.com, GOWA – Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gowa untuk menjadikan ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo sebagai momentum memperkenalkan produk unggulan daerah ke tingkat nasional.

Pesan tersebut disampaikan Andy Azis saat melepas secara simbolis rombongan KTNA Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (17/6/2026). Ia menegaskan bahwa para petani dan nelayan yang berangkat bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai duta yang membawa nama baik Kabupaten Gowa.

"Ekspo juga kita harus memperlihatkan apa yang menjadi keunggulan hasil-hasil kita di Kabupaten Gowa, khususnya dari pertanian maupun perikanan air tawar, supaya bisa membawa nama Kabupaten Gowa," ujar Andy Azis.

Baca Juga : Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa, Bupati Talenrang Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi Pertanian

Menurutnya, PENAS Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20-25 Juni 2026 itu merupakan kesempatan strategis untuk mempromosikan berbagai potensi pertanian dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Gowa kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Tak hanya menjadi ajang promosi, Andy Azis menyebut PENAS juga menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan dari berbagai daerah. Dalam forum tersebut, KTNA Gowa diharapkan mampu menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengembangan sektor pertanian, termasuk persoalan pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta kebutuhan fasilitas pendukung lainnya.

"PENAS ini ajang diskusi, ajang untuk mengeluarkan aspirasi kita, apa yang terjadi di daerah kita. Kalau kurang pupuk, alsintan, dan fasilitas apa yang kurang untuk bisa meningkatkan pertanian kita, itulah yang kita sampaikan," katanya.

Baca Juga : Optimalisasi PAD dan Perkuat Fondasi Fiskal Daerah, Pemkab Gowa-BRI Jalin Kerja Sama

Meski demikian, Andy Azis mengingatkan agar seluruh aspirasi yang dibawa didukung dengan data yang akurat mengenai kondisi pertanian di Kabupaten Gowa, sehingga usulan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan di tingkat nasional.

Selain membawa aspirasi, peserta juga diharapkan dapat menyerap berbagai informasi dan inovasi dari daerah lain yang bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Gowa.

"Selain kita bersilaturahmi dengan KTNA seluruh Indonesia, perlu juga kita mendapatkan informasi apa yang bisa dilakukan di Kabupaten Gowa dalam rangka meningkatkan pertanian di wilayah Kabupaten Gowa," harapnya.

Baca Juga : Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Gowa 2026, Wabup Darmawangsyah Muin: Ini Kebanggaan bagi Pelajar Terpilih

Pada kesempatan itu, Sekda Gowa juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, kesehatan, dan nama baik daerah selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.

"Saya titip kepada kita semua, jaga kebersamaan, jaga kesehatan dan poinnya jaga nama baik Pemerintah Kabupaten Gowa," pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 43 orang dari unsur kelompok tani dan nelayan akan mewakili Kabupaten Gowa pada PENAS XVII Gorontalo.

Baca Juga : Gowa Raih WTP ke-14, Wabup Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Senilai Rp2,3 Triliun

"Kegiatan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026. Pembukaannya nanti akan dihadiri langsung oleh Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto," ungkapnya.

Keikutsertaan KTNA Gowa pada ajang nasional ini diharapkan tidak hanya memperluas jaringan dan wawasan petani, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk unggulan pertanian dan perikanan Kabupaten Gowa. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru