Plt Dirut PDAM Andi Syahrum Apresiasi Dialog Publik Pemuda Pancasila, Sebut Ruang Diskusi Penting untuk Solusi Air Bersih

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, saat menghadiri Dialog Publik bertema "Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama" yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di Warkop Aspirasi, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu (20/6/2026). @Jejakfakta/dok. PDAM Makassar

Plt Dirut Perumda Air Minum Makassar Andi Syahrum mengapresiasi Dialog Publik Pemuda Pancasila terkait krisis air bersih dan menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mencari solusi bersama.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menjadi pembicara dalam Dialog Publik bertema "Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama" yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di Warkop Aspirasi, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu (20/6/2026).

Selain Plt Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum, dialog tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar yang diwakili Kepala Bidang Sanitasi, Air Bersih, dan Jasa Konstruksi, serta Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir.

Ketua Panitia, Muh Fadly, mengatakan forum dialog dipilih sebagai ruang komunikasi yang lebih konstruktif dibandingkan hanya menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.

Baca Juga : 27 Tahun Tanpa Pengerukan, Plt Dirut PDAM Makassar Pimpin Normalisasi Saluran Air Baku di Jalan Abdullah Daeng Sirua

Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat perlu dibahas secara terbuka dengan menghadirkan pihak-pihak terkait agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif.

"Kami ingin mempertemukan pemerintah, masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan pihak terkait dalam satu forum. Harapannya, setiap persoalan bisa dibahas secara terbuka dan menghasilkan solusi yang nyata," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali, mengapresiasi penyelenggaraan dialog tersebut. Ia menilai pendekatan dialog merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga : Aksi Pencuri Meter Air Digagalkan Warga di Makassar, PDAM Sebut Ganggu Pelayanan Air Bersih

Menurut Diza, Pemuda Pancasila terus mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi publik sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus mencari jalan keluar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Andi Syahrum menyambut baik inisiatif Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan yang menggelar forum diskusi terkait persoalan air bersih di Makassar.

Ia menilai dialog publik menjadi sarana penting untuk mempertemukan berbagai perspektif sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai tantangan yang dihadapi sektor pelayanan air minum.

Baca Juga : PDAM Makassar Kebut Sambungan Pipa Baru, Krisis Air Bersih di Utara Kota Ditarget Teratasi Akhir Juni

"Kalau ada masalah, harus dibicarakan bersama untuk mencari solusi. Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan tanpa memahami akar masalahnya terlebih dahulu," kata Andi Syahrum.

Andi Syahrum menjelaskan bahwa persoalan air bersih tidak boleh hanya dipandang sebagai masalah alam atau cuaca semata. Menurutnya, solusi harus dibangun melalui perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta keberanian melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang selama ini terabaikan.

Selain persoalan sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran air baku, Andi Syahrum juga mengungkap tingginya tingkat kehilangan air sepanjang jalur distribusi dari Lekopancing menuju Panaikang.

Baca Juga : Krisis Air Bersih Disorot, PDAM Makassar Siaga 24 Jam Benahi Distribusi di Kerung-Kerung hingga Maccini Gusung

Ia menjelaskan, air baku yang mengalir sejauh sekitar 30 kilometer mengalami penyusutan yang sangat besar sebelum tiba di instalasi pengolahan.

"Kalau air yang keluar dari hulu 100 persen, ketika sampai di Panaikang tinggal sekitar 40 persen. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari kebocoran hingga pemanfaatan air secara ilegal di sepanjang jalur distribusi," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan komitmen Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga : Kemendagri Setujui, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Siap Ikuti Tahap Wawancara

Menurutnya, berbagai langkah perbaikan yang sedang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan teknis distribusi air, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.

Untuk itu, Andi Syahrum berharap forum-forum dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan penyedia layanan publik. Ia juga berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan layanan demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi agar pelayanan air bersih di Kota Makassar semakin baik ke depan," ujarnya.

Turut mendampingi Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Wahidin, Plt Kepala Bagian Produksi Achmad Kamil Asri, serta Plt Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Hasan. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru