934 Petugas Diterjunkan, Pemkot Makassar dan BPS Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Menjangkau Semua Wilayah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, bersama Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, saat menghadiri Pencanangan dan Penguatan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di pelataran Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (19/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 934 petugas diterjunkan untuk memastikan seluruh warga dan pelaku usaha terdata.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, sekaligus menentukan arah pertumbuhan ekonomi Kota Makassar di masa mendatang.

Komitmen tersebut ditegaskan Munafri saat menghadiri Pencanangan dan Penguatan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di pelataran Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (19/6/2026).

"Sensus Ekonomi 2026 adalah kompas pembangunan ekonomi daerah. Karena itu saya berharap seluruh elemen, khususnya petugas sensus, dapat bekerja secara serius, fokus, dan maksimal untuk menghasilkan data yang berkualitas," ujar Munafri.

Baca Juga : Munafri dan Kapolda Sulsel Serahkan Genset-Pompa Air di Pulau Lanjukang, Dorong Sinergi Kepulauan

Ia menegaskan, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga pemerintah membutuhkan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan program pembangunan, pengembangan sektor unggulan, penguatan UMKM, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

Karena itu, Munafri meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari kepala OPD, camat, lurah, hingga RT/RW untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus dan memastikan tidak ada satu pun warga maupun pelaku usaha yang luput dari pendataan.

"Tidak boleh ada satu keluarga pun yang luput dari pendataan. Kita membutuhkan data yang benar-benar akurat," tegasnya.

Baca Juga : Munafri Kenang “Utang Politik” ke PPP, Tekankan Sinergi untuk Masa Depan Makassar

Munafri juga mengimbau masyarakat Kota Makassar untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang jujur dan benar. Ia memastikan kerahasiaan data masyarakat dijamin oleh negara.

"Kualitas data yang dihasilkan akan menentukan kualitas kebijakan yang akan kita ambil untuk pembangunan Kota Makassar ke depan," tambahnya.

Makassar Jadi Kunci Sukses Sensus di Sulsel

Baca Juga : Makassar Sterilkan Losari–CPI Jelang IGS 2026, Siap Sambut 49 Delegasi Dunia

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, menyebut pelaksanaan SE2026 merupakan sensus paling kompleks karena mencakup seluruh aktivitas ekonomi, keluarga, penduduk, dan pelaku usaha dalam satu pendataan yang terintegrasi.

Menurutnya, Kota Makassar memiliki posisi yang sangat strategis karena menyumbang lebih dari 34 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan.

"Kalau berbicara ekonomi Sulawesi Selatan, maka Kota Makassar memiliki peran yang sangat besar. Lebih dari 34 persen perekonomian Sulawesi Selatan ditopang oleh Kota Makassar," ujar Aryanto.

Baca Juga : Panen di Tengah Kota: Munafri Apresiasi Urban Farming Tammua Tallo, Lahan Sempit Disulap Jadi Sumber Ekonomi Warga

Karena itu, BPS Sulawesi Selatan mengerahkan sebanyak 934 petugas sensus di Kota Makassar, jumlah terbesar dibandingkan kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. Para petugas akan menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan kepulauan.

"Suksesnya sensus ekonomi ada dua indikator utama. Pertama, tidak ada keluarga maupun usaha yang terlewatkan. Kedua, kualitas data yang dikumpulkan harus terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Aryanto.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam SE2026. Menurutnya, sensus ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelontorkan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan, Hadirkan Program Makassar Berjasa

"Dengan dukungan seluruh masyarakat dan pelaku usaha, kita dapat mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar," ujar Aliyah. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru