Plt Dirut PDAM Makassar Andi Syahrum Tinjau Langsung Pengaturan Jalur Distribusi, Pasokan Air Utara Kota Diperkuat
Plt Dirut PDAM Makassar Andi Syahrum meninjau langsung pengaturan ulang jalur distribusi IPA 4 Maccini Sombala untuk meningkatkan pasokan air bersih ke wilayah utara Kota Makassar.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, turun langsung meninjau pengerjaan pengaturan ulang jalur distribusi air pada sistem pelayanan IPA 4 Maccini Sombala di Jalan Danau Tanjung Bunga, Senin (8/6/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Perumda Air Minum Kota Makassar untuk meningkatkan pasokan air bersih ke wilayah utara Kota Makassar yang selama ini masih menghadapi keterbatasan debit akibat tingginya kebutuhan pelanggan.
Dalam peninjauan itu, Andi Syahrum didampingi Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA), Wahidin, Kepala Seksi K3 Perumda Air Minum Kota Makassar H. Nurmansyah, serta tim teknis yang melakukan penyambungan dan pengalihan jaringan distribusi.
Andi Syahrum mengatakan, pengaturan ulang jalur distribusi dilakukan dengan mengalihkan sebagian aliran dari sistem pelayanan IPA 4 Maccini Sombala ke wilayah utara kota sebagai langkah jangka pendek untuk menambah debit air yang diterima pelanggan.
"Kami bersama Kepala Bagian DKA dan tim teknis berada langsung di lokasi penyambungan pipa. Insya Allah, kita akan mengalihkan sebagian aliran dari Maccini Sombala ke wilayah utara agar pasokan air semakin meningkat," ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Syahrum menjelaskan bahwa pengaturan ulang jaringan distribusi dilakukan secara bertahap. Pengerjaan yang tengah berlangsung baru mencakup satu titik, sementara tiga titik lainnya akan segera dikerjakan dan dihubungkan ke jalur Yos Sudarso.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan alternatif awal yang ditempuh perusahaan untuk mengatasi persoalan distribusi air di kawasan utara Kota Makassar yang selama ini menjadi salah satu wilayah prioritas pelayanan.
"Ini baru satu titik yang dikerjakan dan masih ada tiga titik lagi setelah ini. Jalur tersebut nantinya akan tersambung ke Yos Sudarso sehingga dapat menambah debit air ke wilayah utara," katanya.
Selain pengalihan jaringan dari IPA 4 Maccini Sombala, Andi Syahrum juga menyiapkan tambahan suplai dari IPA II Panaikang yang dijadwalkan mulai beroperasi lebih optimal pada akhir Juni 2026.
Baca Juga : Aksi Pencuri Meter Air Digagalkan Warga di Makassar, PDAM Sebut Ganggu Pelayanan Air Bersih
"Insya Allah, akhir Juni ini akan ada tambahan aliran dari IPA Panaikang. Kami juga akan menambah kapasitas pompa sehingga debit yang disalurkan ke wilayah utara dapat semakin meningkat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, menjelaskan bahwa peningkatan debit air ke wilayah utara dilakukan melalui pengaturan ulang jaringan distribusi pada sistem pelayanan IPA 4 Maccini Sombala.
Sebagian aliran yang sebelumnya melewati jalur tertentu dialihkan melalui jalur CPI guna meningkatkan efisiensi distribusi dan memperkuat pasokan air ke wilayah utara Kota Makassar yang selama ini masih mengalami kekurangan debit.
Baca Juga : Antisipasi Krisis Air, Direksi PDAM Makassar Pantau Kesiapan Pompa Air Baku Sungai Moncongloe
"Untuk menambah debit ke wilayah utara, ada aliran yang kami pindahkan dari sistem IPA 4 Maccini Sombala. Sebagian distribusi dialihkan ke jalur CPI sehingga serapan air meningkat dan suplai ke wilayah utara juga dapat bertambah," ujar Wahidin.
Menurutnya, pengaturan ulang jalur distribusi tersebut menjadi salah satu solusi teknis yang saat ini tengah dijalankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas jaringan yang tersedia.
Tidak hanya itu, Wahidin juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan tambahan sumber air baku melalui pengoperasian pompa air baku di Intek Manggala yang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.
Baca Juga : PDAM Makassar Kebut Sambungan Pipa Baru, Krisis Air Bersih di Utara Kota Ditarget Teratasi Akhir Juni
Ia menjelaskan, apabila pompa tersebut telah beroperasi, maka akan memberikan tambahan pasokan air baku yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan kapasitas produksi air bersih.
"Sesuai hasil pertemuan dengan pihak PT Teraya, akhir bulan ini pompa air baku di Intek Manggala dijadwalkan mulai beroperasi. Ini akan menambah pasokan air baku yang selama ini masih terbatas dan tentunya berdampak pada peningkatan pelayanan kepada pelanggan," pungkasnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News