IAS Temui Appi di Rujab, Kirim Sinyal Rekonsolidasi Golkar Sulsel Jelang Musda IX
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bertemu Munafri Arifuddin (Appi) di Rujab Wali Kota Makassar jelang Musda IX Golkar Sulsel. Pertemuan tersebut menjadi sinyal rekonsolidasi dan penguatan soliditas internal partai.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) IX Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai diwarnai langkah-langkah konsolidasi internal. Salah satu sinyal itu terlihat dari pertemuan antara Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Munafri Arifuddin (Appi) di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat malam (26/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung tak lama setelah IAS menerima diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar. Alih-alih memperlihatkan rivalitas, IAS memilih membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh Golkar, termasuk Appi yang kini menjadi salah satu figur berpengaruh di partai berlambang pohon beringin tersebut.
IAS mengungkapkan, usai kembali dari Jakarta memenuhi panggilan DPP Golkar, dirinya langsung meminta waktu untuk bertemu Appi.
Baca Juga : SOKSI Sulsel Deklarasikan Dukungan untuk IAS, Peta Musda Golkar Sulsel Kian Mengerucut
"Alhamdulillah sudah bertemu. Setelah dari Jakarta saya langsung meminta waktu Appi untuk bertemu. Saya menghargai Appi sebagai salah satu kader Golkar yang sedang bersinar saat ini," ujar IAS kepada wartawan usai pertemuan.
Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu digelar dalam suasana santai di ruang tamu rumah jabatan wali kota. Hubungan keduanya memang telah terjalin lama. IAS bahkan pernah menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Munafri Arifuddin–Aliyah Mustika Ilham (MULIA) pada Pilwalkot Makassar 2024.
Menurut IAS, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kekompakan kader menjelang Musda Golkar Sulsel IX.
Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu
Meski demikian, IAS enggan mengungkap secara rinci isi pembicaraan dengan Appi.
"Insya Allah lebih baik ditanyakan langsung kepada beliau. Yang pasti, saya datang sebagai bentuk penghormatan sesama kader dan menyampaikan ajakan untuk sama-sama memajukan Golkar ke depan," katanya.
Bagi mantan Wali Kota Makassar dua periode itu, menjaga keutuhan partai merupakan prioritas utama dibandingkan dinamika kontestasi politik internal.
IAS menilai nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan, khususnya sipakatau atau saling menghormati, harus tetap menjadi landasan dalam membangun komunikasi antarkader.
"Ini bukan sekadar soal persaingan, tapi bagaimana kita saling menghargai. Hubungan silaturahmi dengan Pak Appi harus terjaga dengan baik demi Golkar ke depan," ujarnya.
IAS juga berharap Musda Golkar Sulsel IX menjadi momentum yang menunjukkan kedewasaan politik partai, bukan sebaliknya menjadi ruang yang memicu perpecahan.
Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
"Kami berharap Musda mendatang akan menjadi arena bagi Golkar untuk memamerkan kematangan berpolitik dan unjuk soliditas para kadernya kepada masyarakat," tutup IAS.
Pertemuan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa komunikasi antarelite Golkar Sulawesi Selatan tetap terjaga di tengah menghangatnya persiapan Musda. Langkah itu sekaligus memberi pesan bahwa konsolidasi dan persatuan kader menjadi modal penting bagi partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News