IAS Tancap Gas Usai Terima Diskresi, Klaim Kantongi Dukungan 15 DPD II Golkar Sulsel
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menggelar konsolidasi perdana usai menerima diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar. IAS mengklaim telah mengantongi dukungan 15 DPD II Golkar Sulsel jelang Musda.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Langkah politik Ilham Arief Sirajuddin (IAS) semakin agresif setelah menerima diskresi resmi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar. Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu langsung menggelar konsolidasi perdana bersama jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II dan organisasi sayap Partai Golkar se-Sulawesi Selatan.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman IAS, Jalan Batu Putih, Makassar, Ahad (28/6/2026), menjadi sinyal dimulainya konsolidasi besar menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel.
Dalam forum tersebut, IAS memaparkan perkembangan dukungan yang telah dikumpulkannya. Dari total 24 DPD II Partai Golkar di Sulawesi Selatan, ia mengaku telah mengantongi 15 surat dukungan resmi, sementara tiga DPD II telah menyatakan dukungan secara lisan dan tengah memproses surat dukungan. Selain itu, dua DPD II lainnya masih dalam tahap komunikasi intensif.
Baca Juga : IAS Temui Appi di Rujab, Kirim Sinyal Rekonsolidasi Golkar Sulsel Jelang Musda IX
"Insya Allah kami masih mengajak dan optimis tembus 20 DPD II," ujar IAS di hadapan peserta konsolidasi.
Konsolidasi ini dihadiri pimpinan dari 13 DPD II Partai Golkar kabupaten/kota, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap langkah politik IAS.
Baca Juga : SOKSI Sulsel Deklarasikan Dukungan untuk IAS, Peta Musda Golkar Sulsel Kian Mengerucut
DPD II yang hadir di antaranya Golkar Soppeng yang dipimpin Andi Kaswadi Razak, Golkar Luwu Timur oleh Aripin, Golkar Palopo oleh Rahmat Masri Bandaso, Golkar Barru oleh Rahman Pina selaku Plt Ketua, Golkar Tana Toraja oleh Victor Datuan Batara, serta Golkar Bulukumba yang diwakili Sekretaris DPD II Arkam.
Hadir pula Ketua DPD II Golkar Sinjai Hj. Kartini Ottong, Sekretaris DPD II Sidrap Ahmad Shalihin Halim, Ketua DPD II Toraja Utara Marthen Rantetondok, Ketua DPD II Pangkep Ilham Najamuddin beserta sekretaris, perwakilan Golkar Parepare yang diwakili Taufan Pawe, Ketua DPD II Bone Andi Fahsar M. Padjalangi, serta perwakilan Golkar Maros.
Selain kekuatan struktural partai, sejumlah organisasi pendiri, didirikan, dan sayap Partai Golkar Sulsel juga turut hadir. Di antaranya SOKSI, AMPI, AMPG, KPPG, HWK, MKGR, dan MDI yang menyatakan kesiapan mendukung proses konsolidasi.
Baca Juga : IAS Kantongi Diskresi Bahlil, Siapa Sebenarnya Ilham Arief Sirajuddin?
Kehadiran unsur DPD II dan organisasi sayap tersebut dinilai semakin memperkuat posisi IAS dalam kontestasi internal Partai Golkar Sulsel.
Berdasarkan pemetaan yang dipaparkan IAS, mayoritas dukungan dari kabupaten/kota di Sulsel telah mengarah kepadanya. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi Musda Partai Golkar Sulsel yang akan datang.
Baca Juga : Bahlil Serahkan Surat Diskresi ke IAS, Target Kembalikan Marwah Golkar Sulsel
IAS berharap konsolidasi awal ini menjadi momentum menyatukan seluruh elemen partai.
"Saya berharap konsolidasi awal jelang Musda ini akan terus menyolidkan kader dari berbagai kelompok," harapnya.
Dengan klaim dukungan yang terus bertambah, konsolidasi di markas Batu Putih menjadi penanda bahwa mesin politik IAS mulai bergerak untuk menggalang kekuatan hingga ke tingkat akar rumput menjelang penentuan kepemimpinan Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News