Perkuat Kurikulum Berbasis AI, Fakultas Vokasi Unhas Kirim Dosen Ikuti Pelatihan Internasional di China

Ketua Program Studi Komunikasi Digital, Vinanda Cinta Cendekia Putri, memberikan plakat Fakultas Vokasi kepada President SIPIVT, saat mengikuti pelatihan internasional "Artificial Intelligence (AI) and Digital Transformation" di Suzhou Industrial Park Institute of Vocational Technology (SIPIVT/IVT), Suzhou, China. @Jejakfakta/dok. IST.

Fakultas Vokasi Unhas mengirim dosen mengikuti pelatihan Artificial Intelligence di Suzhou, China, guna memperkuat kurikulum Komunikasi Digital dan meningkatkan daya saing lulusan di era transformasi digital.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperkuat daya saing pendidikan vokasi dengan mengakselerasi transformasi digital melalui pengembangan kompetensi dosen di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah tersebut diwujudkan dengan mengirim Ketua Program Studi Komunikasi Digital, Vinanda Cinta Cendekia Putri, mengikuti pelatihan internasional "Artificial Intelligence (AI) and Digital Transformation" di Suzhou Industrial Park Institute of Vocational Technology (SIPIVT/IVT), Suzhou, China.

Program yang berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 14 Juni hingga 10 Juli 2026, merupakan bagian dari Training of Trainers (TOT) hasil kerja sama strategis Pemerintah Indonesia dan China dengan dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI serta National Development and Reform Commission (NDRC) China.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan teknisi generasi baru (New-Quality Technician) bagi negara-negara mitra Belt and Road Initiative (BRI), termasuk Indonesia.

Baca Juga : Melinda Aksa Jadi Sorotan di Rakernas APEKSI 2026, Bawa Misi Makassar Bebas Sampah dan Pemberdayaan Perempuan

Bagi Fakultas Vokasi Unhas, keikutsertaan dalam program ini menjadi investasi strategis untuk memperbarui kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri digital yang berkembang sangat cepat.

Selama mengikuti pelatihan, Vinanda mempelajari berbagai teknologi AI terkini, mulai dari algoritma dasar, YOLO (You Only Look Once) untuk computer vision, linear regression, hingga reinforcement learning. Seluruh materi tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam pembelajaran Program Studi Komunikasi Digital.

Peserta Artificial Intelegence and Digital Transformation di Suzhou Industrial Park Institute of Vocational Technology (SIPIVT/IVT), Suzhou, China. @Jejakfakta/dok. IST.

Baca Juga : Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi Rakernas APEKSI 2026

Tak hanya mengikuti pembelajaran di kelas, peserta juga diajak mengunjungi sejumlah perusahaan teknologi terkemuka di China, seperti Tongcheng, perusahaan travel digital yang telah mengimplementasikan AI secara luas dalam layanannya, serta AISpeech, perusahaan unicorn yang bergerak di bidang teknologi pengenalan suara dan sistem dialog manusia-mesin.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran langsung mengenai penerapan AI dalam dunia industri sekaligus menjadi referensi penting dalam pengembangan kurikulum vokasi berbasis kebutuhan dunia kerja.

Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dosen merupakan bagian dari strategi fakultas dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di era transformasi digital.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

"Keikutsertaan dalam TOT ini merupakan langkah nyata Fakultas Vokasi Unhas untuk memastikan bahwa materi pengajaran kita selalu adaptif dan selaras dengan perkembangan teknologi global. Transformasi digital dan AI kini bukan lagi masa depan, melainkan roda penggerak industri saat ini," ujar Prof. Restu.

Menurutnya, pembaruan kompetensi dosen menjadi faktor penting agar lulusan vokasi tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kemampuan menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Sebagai penutup kegiatan, perwakilan Fakultas Vokasi Unhas menyerahkan cendera mata kepada penyelenggara sebagai simbol apresiasi dan penguatan kerja sama internasional.

Baca Juga : LONTARA+ Raih Penghargaan Nasional, Bukti Transformasi Digital Pemkot Makassar Makin Diakui

Melalui partisipasi dalam pelatihan ini, Fakultas Vokasi Unhas semakin menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global. Penguatan jejaring internasional dan adopsi teknologi mutakhir diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab kebutuhan industri digital masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru