Bunda PAUD Wajib Berperan Aktif Cegah Stunting

Target Zero Stunting 2024

Ilustrasi stunting. (Dok. Jejakfakta.com/Int)

Bunda PAUD bisa mengedukasi masyarakat untuk mengkreasikan makanan sehat untuk anak dan calon ibu supaya tidak melahirkan anak yang stunting, dan perlunya gizi seimbang.

Angka Stunting di Kota Makassar, Sulawesi Selatan masih di atas 30%. Dan jika dirata-ratakan dari semua kabupaten/kota yang ada di Sulsel masih sekitar 27%. Padahal target 2024, angka stunting di Sulsel bisa 14%.

Sementara, saat ini sudah 2023. Tentu ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) semua stakeholder untuk menekan angka stunting tersebut, khususnya di Kota Makassar.

Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kota Makassar Indira Yusuf Ismail pun, meminta peran aktif Bunda PAUD dalam menangani masalah stunting. 

Baca Juga : Pertamina Bantah BBM Langka di Makassar, Antrean Dipicu Kepanikan Warga Imbas Pemadaman Listrik

Terlebih, Presiden RI Joko Widodo telah menargetkan Indonesia bebas stunting pada tahun 2024 mendatang. Padahal angka stunting di Makassar masih cukup tinggi.

Untuk menyukseskan hal itu, Indira meminta seluruh Bunda PAUD se-Kota Makassar untuk ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

"Harapan saya, Bunda PAUD bisa mengedukasi masyarakat untuk mengkreasikan makanan sehat untuk anak dan calon ibu supaya tidak melahirkan anak yang stunting," seru Indira.

Baca Juga : Golkar Sulsel Pastikan Dukung Penuh Pemerintahan Sudirman-Fatma, Siap Jadi Mitra Kritis

Menurutnya, pemenuhan gizi bisa dilakukan tanpa harus mengonsumsi makanan yang mahal. Berbagai pangan lokal yang tersedia sangat mungkin untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

"Perlu ada menu yang bisa dikreasikan karena kita di Makassar ini kaya akan sumber bahan makanan. Dikhawatirkan masih ada ibu yang belum paham pengelolaan makanan itu sehingga ini menjadi tugas Bunda PAUD untuk mengedukasi," tutur Indira.

"Kita coba ciptakan makanan yang sehat untuk target zero stunting di 2024," harapnya.

Baca Juga : Resmikan TK Mutiara Usman, Bupati Gowa Dorong Peningkatan SDM Sejak Usia Dini

Karenanya, tahun 2023 ini, program Bunda PAUD difokuskan pada program-program yang bersentuhan langsung ke masyarakat. Bunda PAUD diminta untuk rutin terjun langsung ke masyarakat guna memahami kondisi di lapangan.

"Program yang akan kita susun harus bersentuhan langsung kebutuhan masyarakat supaya kita langsung edukasi masyarakat. Camat dan lurah juga harus mendukung supaya program bisa dipercepat," tandas Indira. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru