Bawaslu Sulsel Tantang Mahasiswa Adu Gagasan soal Hukum Pemilu, Pendaftaran Debat Nasional Dibuka 15 Juli
Bawaslu Sulsel mengajak mahasiswa mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI. Pendaftaran dibuka 15-24 Juli 2026 untuk seluruh perguruan tinggi.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk ambil bagian dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI yang diselenggarakan Bawaslu RI. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah lahirnya gagasan kritis sekaligus memperkuat literasi hukum pemilu di kalangan akademisi muda.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Abdul Malik, mengatakan ajang tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi adu argumentasi, melainkan ruang akademik untuk menguji pemikiran mahasiswa terkait isu-isu strategis penegakan hukum pemilu.
"Perguruan tinggi merupakan ruang lahirnya pemikiran kritis dan argumentasi ilmiah. Karena itu, kami mengajak kampus-kampus di Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang terlibat dan membawa perspektif akademiknya untuk memperkaya diskursus mengenai penegakan hukum pemilu," ujar Abdul Malik di Makassar, Senin (13/7/2026).
Baca Juga : Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Perkuat Keterbukaan Informasi untuk Raih Kepercayaan Publik
Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut, Bawaslu Sulsel bersama jajaran Bawaslu kabupaten/kota telah melakukan sosialisasi ke 28 perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Sosialisasi dilakukan melalui kunjungan langsung serta penyampaian informasi resmi kepada civitas akademika.
Menurut Abdul Malik, keterlibatan perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam memperkaya perspektif akademik mengenai penegakan hukum pemilu. Semakin banyak ide dan kajian yang lahir dari lingkungan kampus, semakin besar pula kontribusi dunia akademik dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
"Pada akhirnya, kompetisi ini bukan hanya tentang melahirkan tim debat terbaik. Yang lebih penting, kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat tradisi akademik dalam mengkaji isu-isu penegakan hukum pemilu, sehingga semakin banyak gagasan dari perguruan tinggi yang dapat berkontribusi bagi penguatan demokrasi di Indonesia," tuturnya.
Baca Juga : KPU Sulsel Bantah Kritik Bawaslu Soal Data Pemilih Baru Nihil, Tegaskan PDPB Berbasis Dokumen Legal
Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI dibuka mulai 15 hingga 24 Juli 2026. Perguruan tinggi yang ingin berpartisipasi dapat mengakses informasi mengenai mekanisme pendaftaran, buku pedoman, formulir, persyaratan peserta, hingga tahapan pelaksanaan melalui situs resmi Bawaslu RI.
Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya piawai berargumentasi, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem demokrasi dan penegakan hukum pemilu di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News