Tak Mampu Berjalan, Nenek Sumarni Terharu Saat Bantuan Kartu Lansia Diantar Langsung ke Rumah
Tak mampu berjalan, Sumarni (84) menerima bantuan Program Kartu Lansia yang diantar langsung ke rumah oleh Pemkab Luwu Timur. Sebanyak 140 penerima baru menerima bantuan Rp3 juta.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menyalurkan bantuan Program Kartu Lansia kepada warga lanjut usia. Penyaluran yang berlangsung di Kecamatan Angkona dan Kalaena, Selasa (21/7/2026), tidak hanya dilakukan di lokasi pelayanan, tetapi juga melalui layanan jemput bola bagi penerima manfaat yang tidak mampu hadir karena kondisi fisik.
Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi di Desa Solo, Kecamatan Angkona. Petugas mendatangi langsung rumah Sumarni (84), seorang lansia yang sudah tidak mampu berjalan dan hanya bisa berpindah tempat di dalam rumah dengan mengandalkan kekuatan kedua tangannya.
Kunjungan tersebut dilakukan agar Sumarni tetap dapat menerima bantuan Program Kartu Lansia tanpa harus datang ke lokasi penyaluran.
Baca Juga : Tinjau Gerakan Pangan Murah, Bupati Luwu Timur Instruksikan Perluasan hingga Desa
Di tengah keterbatasan yang dialaminya, Sumarni mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Ia yang kini tinggal bersama anak dan cucunya menyebut bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan orang tua seperti saya," ujar Sumarni penuh haru.
Program Kartu Lansia Pemerintah Kabupaten Luwu Timur saat ini telah menjangkau 4.000 penerima manfaat, yang terdiri atas 2.654 penerima lama dan 1.346 penerima baru.
Baca Juga : Senyum Bahagia Lansia Towuti, Bantuan Rp3 Juta Program Kartu ATM Lansia Mulai Cair
Pada penyaluran kali ini, setiap penerima manfaat baru menerima bantuan sebesar Rp3 juta untuk periode Januari hingga Maret 2026.
Di Kecamatan Angkona, bantuan disalurkan kepada 78 penerima manfaat baru yang tersebar di delapan desa, yakni Desa Tawakua (13 penerima), Tampina (17), Wanasari (10), Balirejo (7), Maliwowo (11), Solo (15), Watangpanua (7), dan Lamaito (5).
Sementara itu, di Kecamatan Kalaena, bantuan diberikan kepada 62 penerima manfaat baru yang berasal dari tujuh desa, yaitu Argomulyo (10 penerima), Sumber Makmur (8), Kalaena Kiri (7), Sumber Agung (9), Non Blok (10), Pertasi Kencana (9), dan Mekar Sari (9).
Baca Juga : Rujukan Transformasi Digital, Luwu Timur Terima Studi Komparatif Pemkab Luwu
Adapun dua desa yang secara administratif berada di Kecamatan Angkona, yakni Desa Mantadulu (5 penerima) dan Desa Taripa (7 penerima), mengikuti penyaluran di Kantor Camat Kalaena.
Dengan demikian, total 140 lansia penerima manfaat baru terlayani dalam penyaluran bantuan yang dipusatkan di dua titik tersebut.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperluas perlindungan sosial bagi warga lanjut usia, termasuk melalui layanan jemput bola bagi penerima manfaat yang memiliki keterbatasan fisik. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News