Wali Kota Makassar Pastikan Korban Kebakaran Tallo Tak Terabaikan, Fokus pada Pemulihan 90 KK
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau lokasi kebakaran di Tallo, memastikan kebutuhan 90 KK terdampak terpenuhi serta menyiapkan bantuan material bangunan untuk proses pemulihan.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak kebakaran di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Makassar. Penanganan tidak hanya difokuskan pada bantuan darurat, tetapi juga pemulihan kehidupan sekitar 90 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal.
Munafri turun langsung meninjau lokasi kebakaran pada Jumat (31/7/2026), didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Keduanya menyusuri area yang hangus terbakar, mengunjungi posko dapur umum, serta menyapa warga yang mengungsi di tenda darurat yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari itu menghanguskan sekitar 50 petak rumah semipermanen. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga : Semarak HUT Makassar ke-419, Warga Bisa Nikmati Promo Gojek Lewat Lontara+
Di hadapan warga, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan hingga masyarakat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan bisa ditangani dengan baik. Yang sekarang kita pikirkan bagaimana pascakebakaran ini," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh aspek kehidupan warga terdampak tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak yang masih bersekolah, ibu hamil, lansia, dan warga yang sedang sakit.
Baca Juga : Cegah Sengketa Tanah Berujung ke Pengadilan, Pemkot Makassar Perluas Klinik Konflik ke Sembilan Kecamatan
"Bagaimana anak-anak yang sekolah, bagaimana orang-orang yang sakit, bagaimana ibu hamil, bagaimana lansia. Ini yang harus diberikan perhatian ekstra," katanya.
Munafri menyebut seluruh perangkat Pemerintah Kota Makassar telah bergerak aktif memberikan pelayanan. Mulai dari penyediaan tenda pengungsian, makanan siap saji, perlengkapan dasar, hingga layanan kesehatan terus dipenuhi melalui koordinasi BPBD dan Dinas Sosial.
Ia juga menginstruksikan para ketua RT dan RW untuk menjadi garda terdepan dalam menerima laporan dan memastikan seluruh kebutuhan warga dapat segera ditindaklanjuti.
Baca Juga : Wali Kota Appi Dekatkan Pelayanan, Dukcapil Bermalam di Pulau Terluar Layani Warga
"Seluruh elemen yang dimiliki Pemerintah Kota sudah turun aktif untuk memastikan pola kehidupan mereka tetap jalan dan terjamin. Mulai dari masalah tenda, kebutuhan makanan, sampai kebutuhan penampungan. Kondisinya harus diatur sedemikian rupa dalam menghadapi kasus darurat," jelasnya.
Material Bangunan Segera Disalurkan
Menanggapi harapan warga agar hunian mereka dapat segera dibangun kembali, Appi memastikan pemerintah akan melakukan pendampingan hingga proses rehabilitasi.
Baca Juga : Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
Dalam waktu dekat, bantuan berupa material bangunan akan mulai didistribusikan dengan pengawasan agar seluruh bantuan benar-benar diterima oleh korban.
"Besok kemungkinan masuk yang namanya balok-balok, alat-alat, material-material bangunan dan sebagainya. Ini harus diasistensi dengan baik supaya benar-benar bantuan ini tepat sasaran dan sampai di tangan para korban kebakaran," tegasnya.
Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Baca Juga : Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Kemendagri-KPK, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi
Selain memastikan penanganan korban, Munafri mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau.
Ia mengimbau warga memperhatikan instalasi listrik di rumah, menghindari penggunaan colokan listrik secara berlebihan yang dapat memicu korsleting, memastikan kompor dalam kondisi aman setelah digunakan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
"Kalau ada listrik di rumah diperhatikan, dimulai dari diri sendiri. Colokan-colokan listrik biasanya satu colokan banyak sekali kombinasi yang ada di situ. Akhirnya bebannya tidak kuat, menjadi korslet dan sebagainya," ungkapnya.
Di akhir kunjungannya, Appi juga mengajak masyarakat memperkuat budaya saling peduli antarwarga. Ia meminta setiap warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong memberi tahu tetangga agar lingkungan tetap terpantau dan risiko kebakaran dapat diminimalkan. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News