Dubes India Sebut Negaranya dan Indonesia Punya dua Kesamaan, Populasi Penduduk dan Sistem Pendidikan
Indonesia dan India memiliki kesamaan dalam berbagai aspek.
Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, HE Mr Manoj Kumar Bharti menjadi narasumber pada Kuliah Umum yang digelar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan di Ruang Senat, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar beberapa waktu lalu.
Manoj menjelaskan secara umum hubungan bilateral Indonesia-India. Menurutnya, Indonesia dan India memiliki kesamaan dalam berbagai aspek, salah satunya dalam pengelolaan sistem pendidikan.
Indonesia dan India, memiliki populasi penduduk yang tinggi. Bahkan India juga tidak terlepas dari perbandingan jumlah anak muda dengan semangat pendidikan yang tidak sedikit. Sehingga mereka dianggap memiliki peran penting dalam berkontribusi demi kemajuan dan perkembangan ekonomi negara.
Baca Juga : Membanggakan! Belasan Siswa MAN Pinrang Lulus PTN Lewat Jalur UTBK-SNBT 2026
“Setiap orang memiliki kesempatan dan peluang yang besar dalam meraih pendidikannya, sehingga setiap orang harus mampu bersaing untuk mencapai tujuannya. Kontribusi terhadap perubahan bangsa adalah salah satu bentuk implementasi dari apa yang telah dikuasai dalam bidang keilmuan. Hal ini menjadi kekuatan dalam menjadi bagian dari perubahan negara yang lebih baik, melalui kajian isu-isu yang terjadi dengan sumbangsih pemikiran ide dan gagasan yang dimiliki,” urai Manoj.
Sementara itu, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa atau akrab dipanggil Prof JJ menuturkan bahwa Unhas dan India telah menjadi satu bagian yang saling bersinergi dalam pencapaian dunia pendidikan.
Salah satunya dalam memberikan peluang dan kesempatan bagi mahasiswa dalam menyediakan akses fasilitas sarana dan sarana pendidikan melalui program beasiswa.
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
"Kebudayaan negara India sudah sangat popular di dunia, sehingga telah menjadi daya tarik bagi setiap pelajar untuk memilih India sebagai negara tujuan dalam menempuh pendidikan atau melanjutkan studi dengan kualitas dan sistem pendidikan terbaik," jelas Prof JJ.
“Ini menjadi momentum terbaik kita untuk saling bertukar budaya dan pengalaman guna memperkuat kolaborasi Unhas, khususnya bagi Indonesia dan India dengan kerja sama antar perguruan tinggi atau pemerintahan. Sehingga tepat jika India adalah salah satu negara yang menjadi pilihan kita untuk melanjutkan studi, dalam mempelajari beberapa bidang keilmuan yang dianggap mampu bersaing secara internasional dan diakui dunia,” sambungnya.
Kuliah umum yang mengusung topik 'India and Indonesia at G-20' itu, diikuti secara antusias oleh kurang lebih 200 peserta. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News