Hadir di Lapangan Karebosi, Kepala Bapenda Makassar Dukung Penuh Program ‘Makassar Berjasa’

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, saat menghadiri langsung peluncuran (launching) Program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial) dan Sistem Keagenan PERISAI BPJS Ketenagakerjaan tingkat Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026). @Jejakfakta/dok. Ist.

Kepala Bapenda Makassar Andi Asminullah menghadiri peluncuran Program Makassar Berjasa dan mendukung perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, menghadiri langsung peluncuran (launching) Program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial) dan Sistem Keagenan PERISAI BPJS Ketenagakerjaan tingkat Kota Makassar.

Agenda tersebut berlangsung di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026).

Kehadiran pimpinan Bapenda Makassar dalam momentum tersebut menjadi bukti komitmen dan sinergi lintas instansi dalam mengawal program perlindungan sosial ke depan, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor informal.

Baca Juga : Appi Beri Peringatan Keras ke OPD soal Serapan APBD, Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat

Program yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam arahannya menegaskan bahwa Program Makassar Berjasa merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman sekaligus jaring pengaman ekonomi bagi masyarakat.

“Program Makassar Berjasa merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pekerja rentan memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang layak. Kami ingin pemerintah benar-benar hadir secara nyata di tengah masyarakat,” ujar Munafri Arifuddin.

Baca Juga : Kebijakan Sampah Pemkot Makassar Dinilai Pangkas Penghasilan Warga hingga 75 Persen, Pemulung dan Pengangkut Sampah Desak Dialog

Intervensi APBD Rp27,2 Miliar untuk Perlindungan Pekerja

Guna menyukseskan program tersebut, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp27,2 miliar.

Anggaran tersebut diarahkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan target sebagai berikut:

  • 81.466 pekerja rentan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
  • 45.000 peserta mendapatkan perlindungan tambahan berupa Jaminan Hari Tua (JHT), yang menyasar pekerja rentan serta pekerja keagamaan di Kota Makassar.

Baca Juga : HUT ke-81 RI, Melinda Aksa Dorong TP PKK Makassar Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter

Sinergi Bapenda bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya diharapkan mampu mempercepat edukasi dan literasi keuangan serta mempermudah akses kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput (grassroots) di Kota Makassar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru