Bantuan Pangan Juli-September 2026 di Gowa Mulai Disalurkan, 73.780 Keluarga Terima 30 Kg Beras
Bantuan pangan Juli-September 2026 mulai disalurkan di Gowa. Sebanyak 73.780 PBP menerima total 30 kg beras, dengan penyaluran ditargetkan rampung 30 September.
Jejakfakta.com, GOWA — Sebanyak 73.780 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Gowa mulai menerima bantuan beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras, yang disalurkan sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan.
Penyaluran bantuan pangan program pemerintah pusat tersebut secara resmi dilaunching Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Perum Bulog Cabang Makassar di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kamis (20/8/2026).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memastikan pemerintah daerah akan mengawal proses penyaluran agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Baca Juga : Wabup Gowa Hadiri Ijtima Tahunan Umat Islam Kawasan Indonesia Timur
“Masalah pangan merupakan isu mendasar bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup, kesehatan dan juga stabilitas sosial. Karena itu, pemerintah terus menghadirkan berbagai program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Talenrang.
Menurutnya, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memperkuat perlindungan sosial dan meringankan beban masyarakat.
Bantuan akan disalurkan di 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa dengan total 73.780 PBP. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan alokasi Februari-Maret 2026 yang tercatat sebanyak 70.944 penerima.
Baca Juga : HUT Ke-81 RI di Gowa Berlangsung Khidmat, 70 Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih
Artinya, terdapat tambahan sekitar 2.836 penerima atau meningkat 3,99 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Bantuan ini tentu akan meringankan beban masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus mengawal pelaksanaannya agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Jenetallasa Jadi Contoh Penyaluran Tepat Sasaran
Baca Juga : HUT Ke-81 RI, Sekda Gowa Tekankan Semangat Nasionalisme dan Integritas ASN
Dalam launching tersebut, Desa Jenetallasa juga mendapat apresiasi dari Bulog karena dinilai memberikan pelayanan terbaik dalam penyaluran bantuan pangan.
Talenrang berharap capaian tersebut dapat menjadi contoh bagi seluruh wilayah di Kabupaten Gowa sehingga tidak ditemukan persoalan dalam penyaluran bantuan.
“Desa Jenetallassa, Pallangga mendapatkan pelayanan terbaik karena tidak ada temuan. Kita berharap seluruh wilayah di Kabupaten Gowa juga tidak ada temuan, dalam artian penerima bantuan betul-betul tepat sasaran,” tegasnya.
Baca Juga : Bupati Talenrang Kukuhkan 70 Paskibraka Gowa, Minta Pengibaran hingga Penurunan Bendera Berjalan Lancar
Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak memperjualbelikannya.
“Pesan saya kepada penerima, manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan jangan diperjualbelikan,” katanya.
2,21 Juta Kilogram Beras Disalurkan
Baca Juga : Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa, Bupati Talenrang Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi Pertanian
Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar, Faris Sudirman, mengatakan jumlah penerima bantuan pangan di Gowa untuk periode Juli-September mengalami peningkatan dibandingkan alokasi sebelumnya.
“Untuk Kabupaten Gowa, alokasi Februari-Maret sekitar 70 ribu lebih. Untuk alokasi Juli-September menjadi 73.780 penerima. Ada peningkatan sekitar 3.000 penerima. Namun untuk alokasi kali ini minyak goreng ditiadakan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 2.213.400 kilogram atau 2.213,4 ton beras akan disalurkan kepada 73.780 PBP di Gowa.
Khusus Kecamatan Pallangga, terdapat 9.053 penerima dengan total bantuan mencapai 271.590 kilogram beras.
Faris menyebut bantuan pangan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi kepada masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pokok.
“Ini bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi dalam bentuk pangan kepada masyarakat yang dialokasikan sekaligus selama tiga bulan,” jelasnya.
Bulog menargetkan seluruh proses penyaluran bantuan di Gowa rampung paling lambat 30 September 2026.
“Kami bersama tim akan berkomitmen menyelesaikan penyaluran ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Kami berharap bantuan dapat diterima masyarakat tepat waktu dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Warga: Bantuan Beras Sangat Membantu
Salah seorang penerima bantuan, Dg Saming, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan pangan tersebut. Menurutnya, bantuan beras sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapatkan bantuan ini. Kebutuhan beras di keluarga kami bisa terbantu dan tercukupi,” pungkasnya.
Dengan penyaluran ini, pemerintah berharap bantuan pangan tidak hanya menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga membantu menjaga daya beli serta meringankan beban keluarga penerima di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News