Kapolres Klaim Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Makassar: Api Terbuka Misalnya dari Puntung Rokok

Tim Labfor Polda Sulsel memeriksa lokasi dampak kebakaran kali keempat Pasar Sentral Kota Makassar yang terjadi Selasa (27/12/22) malam Wita.

"Penyebab kebakaran karena open flame atau api terbuka. Misalnya dari puntung rokok, bisa dari obat nyamuk, dan bisa dari sumber api yang lainnya," kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto.

Makassar, jejakfakta.com - Kepolisian mengklaim penyebab kebakaran kali keempat Pasar Sentral Makassar Selasa (27/12/22) malam adalah api terbuka, semisal puntung rokok atau api antinyamuk.

"Penyebab kebakaran karena open flame atau api terbuka, misalnya dari puntung rokok, bisa dari obat nyamuk, dan bisa dari sumber api yang lainnya," kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto kepada wartawan, Rabu (8/2/2023). 

Pernyataan pers Yudi Frianto berdasarkan hasil penyelidikan lebih sebulan lamanya oleh Tim Labfor Polda Sulsel.

Baca Juga : Mobil Polisi Dipinjam dan Hendak Dipakai “Merampok”, Diamuk Massa di Takalar

Keterangan Yudi sekaligus menjinakkan maraknya asumsi bahwa kebakaran tersebut diduga akibat arus listrik. 

Menurut Yudi, kebakaran cepat menjalar karena kebanyakan kios berisi barang-barang yang mudah terbakar, seperti pakaian, kain, dan semacamnnya.

"Karena di lokasi tersebut memang pedagang baju anak sehingga api cepat membesar," ujar Yudi.

Baca Juga : Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 111 Pelaku Narkoba, Termasuk Anak di Bawah Umur

Polres Pelabuhan Makassar telah memeriksa 18 saksi. 

"Dari 18 saksi ini di antara pemilik toko, sekuriti dan pihak PD Pasar," katanya.

Lebih 900 kios pedagang di Blok B Pasar Sentral Makassar ludes terbakar Selasa (27/12/22) malam. 

Baca Juga : Pasar Padat Jelang Idulfitri, Warga Diimbau Waspada Pencopet

Kebakaran mulai terjadi selepas petang, menjelang salat Isya atau sekitar pukul 19.00 Wita.

Pascakejadian, ada dugaan kalangan warga bahwa ada unsur kesengajaan dalam kebakaran ini. Namun, hingga saat ini dugaan itu masih sebatas dugaan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru