MTQ VIII KORPRI Nasional Jadi Dongkrak Perputaran Ekonomi, Munafri: Berkah bagi UMKM

Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Makassar tak hanya menjadi ajang syiar, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan memberi berkah bagi UMKM.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang syiar dan kompetisi keagamaan, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi Kota Makassar.

Ribuan peserta, kafilah, pendamping, serta tamu dari berbagai daerah dan kementerian/lembaga yang hadir selama pelaksanaan MTQ dipandang menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor kuliner, perhotelan, hingga pariwisata.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut positif dipercayakannya Kota Makassar sebagai tuan rumah MTQ VIII KORPRI Nasional. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi penghargaan sekaligus peluang bagi daerah untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional.

Baca Juga : Hadiri Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, Bupati Irwan Dorong ASN Perkuat Nilai Keagamaan

"Ini suatu kepercayaan kepada Kota Makassar untuk menjadi tuan rumah MTQ KORPRI. Ini merupakan sebuah berkah untuk warga Kota Makassar yang dipercaya menjadi tuan rumah," ujar Munafri.

Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional berlangsung spektakuler di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026) malam.

Hajatan akbar dua tahunan tersebut secara resmi dibuka Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, setelah sebelumnya diawali dengan rangkaian defile kafilah dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga.

Baca Juga : Dari 33 Jadi 117 Kafilah, MTQ VIII KORPRI Pulang Kampung ke Makassar

Makassar kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ KORPRI Nasional untuk kedua kalinya. Kepercayaan tersebut menjadi catatan tersendiri karena Kota Daeng tercatat sebagai daerah yang pernah menjadi lokasi penyelenggaraan MTQ KORPRI Nasional pada tahun pertama.

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diikuti 117 kafilah yang terdiri atas 38 provinsi serta 79 kafilah dari perwakilan kementerian dan lembaga. Total peserta yang ambil bagian dalam ajang nasional tersebut mencapai sekitar 1.157 orang.

Rangkaian pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan yang mengangkat nuansa religi, budaya, dan kearifan lokal Sulawesi Selatan.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menag RI di Makassar

Ribuan peserta dan tamu undangan turut menyaksikan pembukaan ajang yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai penjuru Indonesia tersebut.

Menurut Munafri, kehadiran ribuan peserta, kafilah, qari dan qariah, pendamping, serta tamu dari berbagai daerah dan lembaga menjadi momentum yang membawa berkah bagi Kota Makassar.

Ia menyebut kedatangan para peserta tidak hanya menghadirkan syiar keagamaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah

"Kurang lebih 2.000 peserta dan tamu datang, dari para qari dan qariah, kafilah yang datang sebagai utusan dari berbagai daerah dan lembaga yang hadir dalam rangka kegiatan MTQ ini berdampak pada perputaran ekonomi," tuturnya.

"Tentu, ini merupakan berkah yang sangat besar buat warga Kota Makassar," sambung politikus Golkar itu.

Munafri mengatakan, pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Nasional dapat menjadi magnet ekonomi baru bagi Kota Makassar selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga : Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar

Menurutnya, pergerakan ribuan orang dari berbagai daerah secara otomatis akan meningkatkan aktivitas sejumlah sektor ekonomi, mulai dari UMKM, kuliner, perhotelan hingga pariwisata.

Dengan demikian, event nasional tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dampak dari sisi keagamaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur'an, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

"Dengan hadirnya tamu-tamu ini, selain setiap hari akan mengumandangkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, tentu dari sisi ekonomi juga akan memberi manfaat yang tidak sedikit bagi kota ini," jelasnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan memberikan pelayanan maksimal selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Seluruh perangkat daerah atau SKPD diminta memastikan kesiapan kota, termasuk aspek pelayanan, kebersihan, keamanan, transportasi, serta hospitality bagi para tamu.

"Kami Pemerintah Kota Makassar selalu siap menjadi tuan rumah yang baik, menjaga hospitality kami, memberikan pelayanan yang maksimal kepada tamu yang ada," tutur Munafri.

Ia berharap pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Nasional semakin memperkuat citra Makassar sebagai kota yang mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan besar.

"Kami berharap kegiatan ini terus bisa memberikan kesan positif bahwa Kota Makassar ini selalu siap menyelenggarakan event-event besar, baik skala lokal, nasional, maupun internasional," ujarnya.

Di sisi lain, Munafri berharap perwakilan Sulawesi Selatan yang tampil dalam MTQ VIII KORPRI Nasional mampu meraih prestasi terbaik.

Ia menyebut terdapat sejumlah peserta yang mewakili Sulawesi Selatan dalam berbagai cabang yang diperlombakan.

Munafri mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan dan doa agar para qari dan qariah Sulawesi Selatan dapat tampil maksimal sekaligus mengharumkan nama daerah.

"Ada beberapa yang mewakili provinsi. Jadi, mudah-mudahan kita berdoa bersama, mudah-mudahan prestasi yang terbaik dari qari dan qariah kita yang ikut bisa memberikan nama baik bagi KORPRI, khususnya KORPRI Sulawesi Selatan dan Kota Makassar," harap Appi.

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Makassar selanjutnya diisi dengan rangkaian perlombaan dari berbagai cabang yang diikuti aparatur sipil negara dari seluruh Indonesia.

Selain menjadi ruang kompetisi dan syiar Al-Qur'an, pelaksanaan MTQ KORPRI Nasional diharapkan memperkuat silaturahmi antaraparat pemerintah sekaligus menjadi momentum memperkokoh nilai integritas, profesionalisme, dan pengabdian ASN kepada masyarakat.

Appi menambahkan, bagi Kota Makassar, pelaksanaan event tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas sebagai kota penyelenggara kegiatan nasional dengan mengedepankan pelayanan, keramahan, serta potensi ekonomi dan pariwisata kota.

"Apalagi, kehadiran ribuan kafilah dan tamu dari berbagai penjuru Indonesia, MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan perekonomian Kota Makassar," tutup Appi.

Diketahui, sejumlah pejabat hadir dalam momentum pembukaan dan pelepasan perwakilan kafilah. Di antaranya Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Hadir pula Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta Ketua KORPRI Kota Makassar yang juga Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda.

Selain itu, turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolda Sulawesi Selatan, Pangdam XIV/Hasanuddin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru