Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Pemkot Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA
Sebanyak 3.832 KK di Kecamatan Makassar tercatat menikmati program iuran sampah gratis. Pemkot Makassar menyiapkan perluasan penerima hingga daya listrik 1.300 VA.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Program iuran sampah gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi terus diperluas dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Makassar, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang digelar pemerintah kecamatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kelurahan di Kecamatan Makassar.
Baca Juga : 7.505 Rumah di Mariso Akan Terima Retribusi Sampah Gratis, 93 Rumah Tak Layak Huni Dibedah
Dalam kesempatan itu, Appi memaparkan capaian program pembebasan iuran sampah yang telah berjalan di Kecamatan Makassar. Berdasarkan pendataan pemerintah, ribuan rumah tangga di wilayah tersebut telah mendapatkan fasilitas pembebasan iuran sampah.
"Di Kecamatan Makassar misalnya, ada 548 rumah tangga yang sudah menikmati program Pemerintah Kota Makassar untuk iuran sampah gratis dengan daya listrik 450 volt ampere (VA)," kata Appi.
Sementara itu, untuk pelanggan dengan daya listrik 900 VA, jumlah penerima program tercatat sebanyak 1.884 kepala keluarga (KK).
Baca Juga : Lahan Pemakaman di Makassar Menipis, Munafri Cek Calon TPU 20 Hektare di Maros
Dengan demikian, total penerima manfaat pada kategori daya listrik 450 VA dan 900 VA mencapai 2.432 KK.
Tidak berhenti pada pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA, Pemkot Makassar juga tengah melakukan kajian untuk memperluas cakupan penerima hingga masyarakat dengan daya listrik 1.300 VA.
Appi menyebut, berdasarkan pendataan terakhir, terdapat lebih dari 1.400 KK atau rumah tangga di Kecamatan Makassar yang berpotensi mendapatkan pembebasan iuran sampah untuk kategori daya listrik 1.300 VA.
Baca Juga : Buka Muscab HNSI Makassar, Munafri Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
"Untuk KWH 1.300, terakhir sesuai laporan Kecamatan Makassar ada 1.400 lebih KK atau rumah di Kecamatan Makassar yang berpotensi gratis," tuturnya.
"Kalau dihitung-hitung, jumlah totalnya penerima manfaat program iuran sampah gratis mencapai 3.832 KK," sambung Munafri.
Menurut Appi, pembebasan iuran sampah bagi masyarakat dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA telah diterapkan sejak 2025.
Baca Juga : Resmikan Masjid Baitul Aqsha, Munafri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi
Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Makassar untuk mengurangi beban pengeluaran rutin masyarakat.
Untuk tahun 2026, pemerintah kota berencana memperluas kebijakan tersebut dengan menyasar masyarakat yang menggunakan daya listrik hingga 1.300 VA.
"Sekarang proses kajian untuk penambahan pembayaran sampah secara gratis. Kalau selama ini dengan KWH 450 sampai 900 itu sudah digratiskan dari tahun lalu," katanya.
Baca Juga : 5.938 Rumah di Rappocini Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis, Kini Diperluas hingga 14.977 KK
"Dan tahun ini Pemerintah Kota Makassar akan menambah lagi dengan daya 900 sampai dengan 1.300," sambung mantan CEO PSM itu.
Appi menegaskan, perluasan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban pembayaran kewajiban bulanan.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat terus dimaksimalkan sehingga semakin banyak rumah tangga memperoleh manfaat pembebasan iuran sampah.
"Artinya, ini semua kita akan maksimalkan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa beban-beban bulanan ini kita akan hilangkan melalui pengurangan pembayaran kewajiban-kewajiban setiap tahun," tutur Appi.
Namun, di sisi lain, Appi mengingatkan bahwa pembebasan iuran sampah harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kota yang nyaman. Partisipasi masyarakat dari tingkat paling kecil menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan lingkungan.
"Yang ingin saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Makassar ini, pemilahan sampah, menjaga kota ini dengan baik karena kita semua yang terlibat di dalamnya untuk menjaga lingkungan," imbuh Ketua IKA FH Unhas itu.
Appi menilai, program iuran sampah gratis bukan berarti masyarakat kehilangan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
Sebaliknya, kebijakan tersebut harus menjadi momentum untuk mendorong masyarakat semakin aktif memilah, mengurangi, dan mengelola sampah dari rumah.
Ia juga menyampaikan kondisi Kota Makassar yang dinilai semakin kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Hari ini alhamdulillah keadaan lebih kondusif daripada bulan sebelumnya," pungkasnya.
Pesta Rakyat Kecamatan Makassar tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, tim ahli, sejumlah kepala SKPD, camat, serta para lurah. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News