Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Lebat Terjadi di Makassar

Personel BPBD Makassar saat mengevakuasi masyarakat akibat banjir beberapa waktu yang lalu melanda di Kota Makassar. (dok. BPBD Makassar)

Untuk lima hari kedepannya, mulai Minggu 12-16 Februari 2023, BMKG Makassar memprediksi akan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Makassar.

Jejakfakta.com, Makassar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk Kota Makassar. 

Untuk lima hari kedepannya, mulai Minggu 12-16 Februari 2023, BMKG Makassar memprediksi akan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Makassar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir disertai angin kencang.

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, BPBD Makassar Turun Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

Ia pun mengatakan agar warga lebih berhati-hati untuk lima hari kedepannya yang dimulai pada hari Minggu mendatang. Sebab potensi hujan dengan intensitas lebat dan sangat lebat yang memicu akn terjadinya banjir dan bisa saja tanah longsor.

"Untuk warga Makassar, agar setidaknya lebih berhati-hati. Perhatikan sekeliling rumah," katanya, Sabtu (11/2/2023).

Mantan Kadispora Makassar ini juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya, Panakkukang dan Manggala agar kewaspadaan lebih ditingkatkan.

Baca Juga : Makassar Siaga Bencana: Munafri–Aliyah Dorong Kolaborasi Total, Dari Anak-anak hingga Komunitas Jadi Garda Terdepan

Sebab keempat kecamatan tersebut merupakan langganan banjir. Menurutnya, keempatnya merupakan wilayah yang rawan banjir.

Di Biringkanaya, lanjut Achmad Hendra, merupakan kecamatan yang berbatasan dengan pesisir pantai. Jika adanya angin pasang maka gampang terjadi banjir.

"Di Tamalanrea juga, apalagi di depan gerbang BTP. Genangan cukup tinggi jika terjadi banjir. Jadi kami akan menggerakkan beberapa tim jika terjadi banjir untuk membantu beberapa warga," bebernya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Apel Siaga di HKBN 2026, BPBD Luncurkan Program SALAMA untuk Edukasi Anak

Achmad Hendra juga mengimbau nelayan agar tidak melakukan aktivitas dalam lima hari, tertanggal 12 Februari 2023 mendatang. Sebab selain angin kencang, gelombang ombak yang cukup tinggi bisa saja terjadi.

Diketahui, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di Sulsel. Prakiraan 12-16 Februari 2023, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan.

Utamanya di bagian barat meliputi Kabupaten/Kota Pinrang, Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Takalar.

Baca Juga : Cegah Banjir Sejak Dini, Tim Gabungan Bersihkan Sampah Kanal Karuwisi–Pettarani

Selain bagian barat, hujan lebat juga terjadi di wilayah Sulsel bagian timur meliputi Kabupaten Bone, Sinjai. Serta Potensi Angin Kencang di Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru