Bupati Pangkep Hadiri HLM TPID Zona III di Parepare, Siap Dukung Pengendalian Inflasi Pangan

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menghadiri HLM TPID Zona III Sulawesi Selatan di Auditorium BJ Habibie Kota Parepare, Selasa (15/9/2026). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Sinergi lintas daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Jejakfakta.com - PAREPARE - Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Zona III Sulawesi Selatan di Auditorium BJ Habibie Kota Parepare, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sulsel.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Oki Hermawan, menyampaikan arahan terkait kondisi inflasi Sulsel terkini. Ia menjelaskan bahwa inflasi Sulsel per Agustus 2026 tercatat 2,86 persen, sedikit di atas target indikatif 2,33 persen dan target nasional 2,51 persen. Angka ini menjadi perhatian bersama karena masih perlu upaya pengendalian yang lebih kuat.

Oki juga menyoroti bahwa komoditas perikanan menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi di Sulsel dengan andil 17,22 persen. Padahal, Sulsel memiliki potensi kelautan yang besar, sehingga hal ini menjadi peluang untuk penguatan pasokan ke depan.

Baca Juga : Antisipasi Antrean, Bupati Pangkep dan Forkopimda Pantau Stok BBM di SPBU

"Potensi kelautan Sulsel sangat besar, sehingga komoditas ikan ini menjadi perhatian kita bersama untuk bagaimana pasokannya bisa kita jaga dan perkuat," ujar Oki dengan nada optimis.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat terlihat saat Gerakan Pangan Murah (GPM), di mana stok ikan habis dalam 30 menit. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan distribusi dan produksi.

Lima Langkah Tindak Lanjut

Baca Juga : Bantuan 1.558 Ton Beras Disalurkan untuk 51.966 KPM di Pangkep

HLM tersebut menghasilkan lima langkah tindak lanjut yang disepakati bersama, yaitu:

1. Penguatan data stok melalui website Sigap Surplus.

2. Pembakuan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai program rutin.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar Dampingi Menag Nasaruddin Umar

3. Mitigasi El Nino untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap produksi pangan.

4. Pemanfaatan data upwelling BMKG untuk membantu nelayan menentukan lokasi potensial penangkapan ikan.

5. Penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk komoditas cabai merah di Pangkep.

Baca Juga : Antisipasi El Niño dan Perubahan Iklim, Pangkep Perkuat Kerja Sama dengan BMKG dan Salurkan Air Bersih

Bupati Pangkep: Siap Dukung Penuh

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau yang hadir langsung menyatakan kesiapannya mendukung kelima langkah tindak lanjut tersebut. Menurutnya, sinergi lintas daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat.

HLM ini turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Since Erna Lamba mewakili Sekda Provinsi Sulsel, perwakilan Bupati Sidrap Patahangi Nurdin, Sekda Barru Andi Syarifuddin, Sekda Enrekang Muh. Zulkarnain Kara, Asisten II Pinrang Abdul Rahman Mahmud, Forkopimda Parepare, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala BPS dan Bulog se-Zona III, Pimpinan Bank Sulselbar, SBM Fuel dan Gas, Direktur PAM Tirta Karajae, para camat, Ketua Hiswana Migas, serta anggota TPID Zona III. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru