MIMFest 2026 Berakhir, Kadispora Makassar Apresiasi Antusiasme 1.000 Peserta
MIMFest 2026 resmi berakhir di Makassar. Kadispora Syamsul Bahri mengapresiasi antusiasme sekitar 1.000 peserta dan dampaknya bagi kepemudaan serta ekonomi kota.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Makassar International Marching Fest (MIMFest) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari, 2–5 Juli 2026. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, mengapresiasi antusiasme sekitar 1.000 peserta yang ambil bagian dalam ajang marching band tersebut.
Menurut Syamsul, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa MIMFest tidak sekadar menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kedisiplinan, dan sportivitas.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme dan semangat selama pelaksanaan MIMFest 2026. Kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kreativitas, karakter, dan persahabatan antarpeserta,” ujar Syamsul Bahri dalam penutupan MIMFest 2026, Minggu (5/7/2026).
Baca Juga : Dispora Makassar Ajak Pemuda Rawat Lingkungan Lewat World Clean Up Day 2026 di Taman Pakui
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada official, dewan juri, panitia, relawan, sponsor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Syamsul menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara turut memberikan warna tersendiri bagi MIMFest 2026.
Pertemuan peserta dari latar belakang daerah dan negara yang berbeda, kata dia, dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi muda melalui seni dan olahraga.
“MIMFest menjadi ruang kolaborasi budaya dan persahabatan. Peserta tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga membawa pengalaman, kreativitas, dan semangat untuk saling mengenal satu sama lain,” katanya.
Dorong Ekosistem Event di Makassar
Selain aspek kepemudaan, Syamsul menyebut penyelenggaraan event berskala internasional seperti MIMFest turut memberikan dampak bagi Kota Makassar.
Baca Juga : Kadispora Makassar Dampingi Wali Kota Lepas PSM, Pemkot Siapkan Dukungan untuk Suporter ke Parepare
Kehadiran peserta dan pendamping dari luar daerah maupun mancanegara dinilai dapat menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Karena itu, penyelenggaraan event tidak hanya dilihat dari keberhasilan pelaksanaan kompetisi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi dan citra Makassar sebagai kota penyelenggara kegiatan berskala nasional dan internasional.
“Event seperti ini memberikan dampak yang luas bagi kota. Ada peserta dan pendamping yang datang, kemudian menggunakan hotel, transportasi, menikmati kuliner dan berbelanja di UMKM. Ini menjadi bagian dari ekosistem yang ikut bergerak ketika sebuah event internasional diselenggarakan di Makassar,” ujar Syamsul.
Baca Juga : Dispora Makassar Buka Ruang Talenta Digital, Anak Muda Didorong Jadi Content Creator Kreatif
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan yang dapat menjadi wadah pengembangan potensi anak muda.
Menurutnya, event kepemudaan dan olahraga dapat dipadukan dengan seni serta kreativitas sehingga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan seperti MIMFest dapat terus berkembang. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menghadirkan event nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga, seni, dan kreativitas generasi muda,” katanya.
Baca Juga : POPFEST 2026 Hadirkan Liga Hadang hingga School Got Talent, Pelajar Makassar Diajak Aktif dan Kreatif
MIMFest 2026 ditutup setelah seluruh rangkaian kompetisi dan pertunjukan marching band selama empat hari selesai digelar. Kehadiran sekitar 1.000 peserta menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan festival yang mempertemukan komunitas marching band dari berbagai daerah dan negara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News