Temui Kajati Sulsel, Darmawangsyah Muin Minta Pendampingan Hukum Pengelolaan Dana KONI
Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin meminta pendampingan hukum Kejati Sulsel untuk pengelolaan dana hibah dan persiapan Porprov XVIII 2026.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, meminta pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terkait pengelolaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Permintaan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat berkoordinasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Muhammad Syarifuddin, di ruang kerja Kajati Sulsel, Kamis (8/10/2026). Pertemuan itu juga membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulsel yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.
Darmawangsyah mengatakan, pendampingan hukum diperlukan untuk memastikan pengelolaan anggaran olahraga berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Safari Subuh Rutin Bersama Forkopimda, Serap Aspirasi Warga
“Kami berharap Kejati Sulsel dapat memberikan pendampingan serta bantuan hukum terhadap pengelolaan dana hibah yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Darmawangsyah.
Menurut dia, pendampingan tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum bagi pengurus KONI Sulsel dalam menjalankan program pembinaan dan pengembangan olahraga.
Ia menegaskan, setiap dukungan anggaran dari pemerintah harus bermuara pada peningkatan kualitas pembinaan atlet dan prestasi olahraga daerah.
Baca Juga : 8 Tahun Buron, Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,99 Miliar di Gowa Ditangkap di Selayar
“Yang paling penting adalah bagaimana anggaran olahraga dikelola secara tepat, transparan, dan sesuai aturan sehingga manfaatnya kembali kepada pembinaan atlet dan kemajuan olahraga Sulawesi Selatan,” katanya.
Sementara itu, Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin menyambut baik koordinasi yang dilakukan pengurus KONI Sulsel. Ia menyatakan, Kejati Sulsel siap mendukung penyelenggaraan Porprov XVIII sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan hukum dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kejati Sulsel melalui instrumen Jaksa Pengacara Negara (JPN) senantiasa siap bersinergi memberikan pendampingan hukum yang diperlukan demi menyukseskan Porprov XVIII 2026 dan memajukan prestasi olahraga di Sulawesi Selatan,” ungkap Syarifuddin.
Baca Juga : Eks Kepala BP2P Sulawesi III Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas
Selain membahas tata kelola anggaran, pertemuan tersebut juga menyoroti kesiapan KONI Sulsel dalam menyelenggarakan Porprov XVIII. Darmawangsyah menegaskan, persiapan ajang olahraga tingkat provinsi itu menjadi salah satu agenda utama KONI Sulsel untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan, pembinaan atlet, dan penyelenggaraan berjalan sesuai target.
Menurut Darmawangsyah, pelaksanaan Porprov dengan konsep tuan rumah bersama di Bone dan Wajo membutuhkan sinergi lintas lembaga. Selain kesiapan arena pertandingan atau venue, KONI Sulsel juga perlu memastikan tata kelola penyelenggaraan serta dukungan terhadap kontingen dari seluruh kabupaten/kota berjalan tertib.
“Porprov ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi bagaimana kita memastikan penyelenggaraannya berjalan baik, transparan, dan memberikan ruang bagi atlet-atlet Sulawesi Selatan untuk menunjukkan prestasi terbaiknya,” kata Darmawangsyah.
Baca Juga : Wabup Darmawangsyah Muin Hadiri Eksibisi Menembak Polresta Gowa, Perkuat Silaturahmi Forkopimda
Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 7 hingga 14 November 2026. Kabupaten Bone menjadi salah satu pusat penyelenggaraan, dengan Stadion Lapatau Bone direncanakan menjadi lokasi upacara pembukaan.
Dalam pertemuan tersebut, Darmawangsyah juga mengundang Kajati Sulsel untuk menghadiri pembukaan Porprov XVIII di Kabupaten Bone.
Bagi KONI Sulsel, Porprov XVIII di Bone dan Wajo bukan sekadar kompetisi antarkabupaten/kota, melainkan juga menjadi ajang untuk memetakan kekuatan atlet daerah. Hasil kompetisi tersebut diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam menyusun pembinaan olahraga secara berkelanjutan guna mendorong prestasi yang lebih tinggi.
Baca Juga : Dilantik Jadi Ketua HKTI Gowa, Darmawangsyah Muin Fokus Majukan Pertanian
Darmawangsyah hadir didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi dan Organisasi KONI Sulsel, Herman Kading, serta sejumlah pengurus KONI Sulsel lainnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News