Hadiri Promosi Doktor Sekda Kolaka Utara, IAS Apresiasi Riset Penguatan Agribisnis Kakao

okoh politik Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menghadiri sidang promosi doktor Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh). @Jejakfakta/dok. IST.

IAS menghadiri promosi doktor Sekda Kolaka Utara Muhammad Idrus di Unismuh Makassar dan mengapresiasi riset agribisnis kakao berkelanjutan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Tokoh politik Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menghadiri sidang promosi doktor Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).

Kehadiran IAS dalam momentum akademik tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) birokrasi, khususnya melalui riset yang berorientasi pada pengembangan potensi ekonomi daerah.

Sidang promosi doktor itu juga dihadiri Bupati Kolaka Utara, Rusda Muhammad. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Idrus berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat model pengelolaan agribisnis kakao berkelanjutan untuk mendorong daya saing sektor perkebunan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kolaka Utara.

Baca Juga : Golkar Sulsel Tegaskan Reorientasi Politik di Usia ke-62, IAS: Bukan Popularitas, tapi Kerja Nyata untuk Rakyat

Di tengah kesibukannya menyambut agenda politik di Sulawesi Selatan, IAS menyempatkan diri hadir untuk memberikan dukungan kepada Muhammad Idrus. Ketua Golkar Sulsel itu menilai pengembangan potensi kakao Kolaka Utara membutuhkan dukungan pemikiran dan tata kelola yang tepat agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

"Selamat kepada Pak Idrus. Kolaka Utara dengan potensi kakaonya yang sangat menonjol tentu membutuhkan sumbangsih pemikiran dalam tata kelolanya. Kita berharap Idrus mampu berkontribusi lebih nyata di sektor ini lewat keilmuannya," ujar IAS.

Dalam disertasinya, Idrus menekankan pentingnya model pengelolaan agribisnis kakao yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Baca Juga : Ilham Arief Sirajuddin Raih Penghargaan Tokoh Peduli Wartawan Profesional dan Mendorong Kemajuan PWI

Model tersebut dirancang dengan mempertimbangkan penguatan rantai nilai, peningkatan daya saing, serta optimalisasi manfaat ekonomi bagi petani dan pelaku usaha perkebunan.

Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan akademik bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam merumuskan kebijakan pembangunan sektor perkebunan, khususnya untuk mengoptimalkan potensi kakao sebagai komoditas unggulan daerah.

Penguatan agribisnis kakao menjadi penting mengingat komoditas tersebut berkaitan langsung dengan penghidupan masyarakat yang menggantungkan pendapatan pada sektor perkebunan. Karena itu, tata kelola yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai tambah sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Baca Juga : IAS Bawa Semangat Baru, Golkar Sulsel Bidik Tambahan Kursi di DPR RI

Keberhasilan Muhammad Idrus meraih gelar doktor juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas intelektual aparatur pemerintah daerah. Melalui riset aplikatif yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pembangunan, birokrasi diharapkan dapat menghadirkan gagasan dan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Erwin Ijarta
Berita Terbaru