Target Tambah Kursi Golkar Sulsel Dikawal Dewan Pakar, Armin: IAS Pemimpin yang Selalu Siap Mendengar
merangkul para pakar adalah pernyataan sikap yang eksplisit. Di tengah dinamika politik yang serba cepat, keputusan strategis tidak lagi boleh dilahirkan dari intuisi sesaat atau ego sektoral.
Jejakfakta.com - MAKASSAR - Lobi-lobi politik acap kali riuh oleh kalkulasi kekuasaan, namun di bawah kendali Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kali ini sepertinya tidak pernah cukup dengan itu saja. Untuk mewujudkan target tambah kursi legislatif semua tingkatan, DPD Golkar Sulawesi Selatan memilih menyandarkan arah kompasnya pada presisi ilmiah.
Langkah ini ditandai lewat konsolidasi perdana Dewan Pakar Golkar Sulsel yang menggelar rapat perdana di Kantor DPD Golkar Sulsel, Rabu lalu. Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni keorganisasian. Dipimpin langsung ekonom kenamaan Sulsel, Prof Madjid Sallatu, rapat dihadiri deretan figur mentereng dari beragam disiplin ilmu.
Rapat perdana itu menegaskan arah baru kepemimpinan IAS: sebuah kepemimpinan yang berjarak dari sikap otoriter dan memilih untuk mengedepankan tradisi mendengarkan.
Baca Juga : BPBD Luwu Timur Perkuat Kapasitas Daerah, IKD Jadi Strategi Tekan Risiko Bencana
"Kami bersepakat hadir di Golkar, bukan semata karena paham bahwa partai salah satu instrumen untuk meneruskan ide-ide perbaikan. Juga karena paham bahwa IAS memang sosok pemimpin yang mau mendengar," terang Madjid Sallatu di Makassar, Jumat (30/10/2026).
Bagi IAS, merangkul para pakar adalah pernyataan sikap yang eksplisit. Di tengah dinamika politik yang serba cepat, keputusan strategis tidak lagi boleh dilahirkan dari intuisi sesaat atau ego sektoral.
Wakil Ketua Korbid Kepartaian Golkar Sulsel, Armin Mustamin, menegaskan pelibatan dewan pakar menegaskan sosok IAS yang inklusif. Berani menempatkan para akademisi dan praktisi senior ini sebagai "benteng rasionalitas" organisasi, memastikan setiap langkah politik Golkar Sulsel berpijak pada data, analisis mendalam, dan kepentingan masyarakat luas.
Baca Juga : Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Makassar Soroti Karhutla hingga Militerisme di Kampus
"Yang saya paham, kepemimpinan yang kuat bukan selalu tentang siapa yang paling lantang bersuara, tapi siapa yang paling jernih mendengarkan," terang budayawan Sulsel ini.
Armin berharap budaya mau mendengar ini menjadi spirit yang mengemuka dari langkah pelibatan dewan pakar. Dengan memfungsikan Dewan Pakar secara substansial, IAS membuktikan bahwa formulasi kebijakan DPD Golkar Sulsel mendatang dirajut melalui pertimbangan yang matang.
Apalagi, sambung Armin, di tangan kepemimpinan yang mau mendengar, politik tidak hanya menjadi panggung kontestasi, tetapi juga ruang kolaborasi demi menghadirkan kemaslahatan bersama bagi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Resmi Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Prioritaskan Utang Daerah dan Program Pembangunan
Berikut daftar Dewan Pakar Partai Golkar Sulsel:
Dewan Pakar Partai Golkar Sulsel:
· Madjid Sallatu, MA (Ketua)
Baca Juga : Plt Bupati Gowa Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
· Pahir Halim, SH (Sekretaris)
Anggota:
· Tahir Kasnawi (Prof. Dr.)
Baca Juga : Munafri-Aliyah Kompak di KMI 2026, Buka Jalan Musisi Makassar ke Panggung Dunia
· Arlin Adam (Prof. Dr.)
· Munawir Kamaluddin (Prof. Dr.)
· Andi Alim (Prof. Dr.)
· Andi Jaya Sose (Dr.)
· Sultani (Dr., SH, MH)
· Syarifuddin (Dr.)
· Firdaus Anas (Dr.)
· H. Djamaludin Bijang (Dr., SE, M.Si.)
· Syamsul Bachri AS (Ir.)
· Dr. Hasrullah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News