Kuliah Umum Caketum HIPMI di Makassar Meninggalkan Janji Manis
Akbar menjanjikan bantuan modal usaha sebesar 5 juta rupiah kepada 7 orang mahasiswa yang bertanya saat kuliah umum tersebut," ungkap NS salah satu mahasiswa kepada jejakfakta.com, Minggu (6/11/2022).
Jejakfakta.com, Makassar - Perhelatan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ke - XVII sebentar lagi dilaksanakan. Namun salah satu calon ketua umum HIPMI ini meninggalkan kenangan yang cukup pahit di Kota Makassar. Pasalnya, salah satu Calon Ketua Umum ini menjanjikan bantuan modal usaha kepada mahasiswa, namun tak kunjung diberikan hingga saat ini.
Diketahui, Calon Ketua Umum Akbar Himawan Buchari nomor urut 1, melaksanakan Kuliah Umum di Kota Makassar sebagai agenda wajib dari rangkaian Musyawarah Nasional HIPMI ini. Bertempat di UNM pada tanggal 17 Oktober, Kuliah umum tersebut terbilang sukses terselenggara.
Namun, kesuksesan tersebut harus tercoreng kala calon ketua umum Akbar Himawan Buchari yang dikenal dengan singkatan AHB ini tidak menepati janjinya kepada para mahasiswa.
Baca Juga : Fantastis! 31 Siswa MAN Pinrang Tembus PTN Favorit Tanpa Tes, Bukti Madrasah Kian Kompetitif
"Akbar menjanjikan bantuan modal usaha sebesar 5 juta rupiah kepada 7 orang mahasiswa yang bertanya saat kuliah umum tersebut," ungkap NS salah satu mahasiswa kepada jejakfakta.com, Minggu (6/11/2022).
Hingga berita ini diturunkan, NS mengaku tim sukses dari Calon Ketua Umum AHB tak kunjung memberikan hadiah janji tersebut.
“Iya sampai hari ini belum ada bantuannya,” ungkap salah seorang mahasiswa yang dijanjikan bantuan modal usaha tersebut.
Baca Juga : Perempuan Desa Jadi Motor Perubahan, Save the Children Dorong Perlindungan Anak Berbasis Komunitas
Para mahasiswa yang telah dijanji bantuan modal usaha ini cukup kecewa dengan tim dari calon ketua umum tersebut, pasalnya adek-adek ini telah beberapa kali menghubungi namun terus dijanjikan.
BPD HIPMI Sulawesi Selatan, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut akan segera membantu menghubungi pihak dari calon ketua umum tersebut. “Iya kita akan informasikan ke timsesnya segera, kasian adek-adek” ungkap Rachmat, salah satu pengurus BPD HIPMI Sulawesi Selatan.
Dengan terjadinya kejadian ini, Rachmat menilai atas kejadian ini telah mencoreng prosesi tahapan dari Musyawarah Nasional HIPMI ke-XVII, yang mana diketahui HIPMI adalah tempat bernaungnya para pengusaha muda negeri ini. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News