Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Pa’lumbang Jadi Program Unggulan Daerah
Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong Kampung Zakat Pa’lumbang di Desa Bontomanai menjadi program unggulan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jejakfakta.com, GOWA – Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong Kampung Zakat Pa’lumbang, Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat, menjadi percontohan sekaligus program unggulan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran Kampung Zakat Pa’lumbang di Desa Bontomanai, Senin (2/11).
Menurutnya, penetapan Desa Bontomanai sebagai Kampung Zakat memiliki makna penting sekaligus menjadi peluang bagi Kabupaten Gowa untuk menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.
Baca Juga : Resmi Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Prioritaskan Utang Daerah dan Program Pembangunan
“Dengan penetapan desa ini sebagai Kampung Zakat, seluruh pihak harus serius mengawal dan memaksimalkan program tersebut agar menjadi program unggulan yang membanggakan daerah maupun Kementerian Agama RI. Jangan sampai hanya sebatas seremonial,” tegas Bupati Gowa yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah.
Darmawangsyah menjelaskan, Kampung Zakat tidak boleh dimaknai sekadar sebagai tempat penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima zakat. Lebih dari itu, program ini harus mampu menciptakan perputaran ekonomi serta mendorong perubahan kondisi masyarakat dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzaki).
“Kami ingin masyarakat yang hari ini menerima zakat, ke depan bisa menjadi orang yang memberikan zakat, bahkan membantu masyarakat di kampung-kampung sekitarnya,” jelasnya.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Apresiasi Sinergi Darmawangsyah Muin dan Forkopimda Jaga Keamanan Gowa
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mendukung penuh keberlanjutan program tersebut melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), lembaga amil zakat, Kementerian Agama, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, berbagai program dan bantuan dari masing-masing lembaga perlu disinkronkan agar tidak terjadi tumpang tindih. Seluruh dukungan tersebut harus memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi. Dari 12 Kampung Zakat yang ada di Sulawesi Selatan, kita berharap Gowa bisa menjadi salah satu yang paling menonjol melalui keberhasilan program dan dampaknya bagi masyarakat,” harap Darmawangsyah.
Baca Juga : Plt Bupati Gowa Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Waryono Abd Gafur, mengatakan bahwa program Kampung Zakat diharapkan mampu memastikan penyaluran zakat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program ini berkonsentrasi pada upaya memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran, sekaligus mendorong masyarakat untuk berzakat melalui lembaga formal,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), khususnya dalam upaya menurunkan angka kemiskinan hingga 3 persen.
Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Dukung Revitalisasi Benteng Somba Opu Sepanjang 600 Meter
“Mudah-mudahan melalui gerakan zakat ini, angka kemiskinan dapat dikurangi secara bertahap,” harapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, menyebutkan bahwa Kampung Zakat Pa’lumbang merupakan Kampung Zakat ke-12 yang diluncurkan di Sulawesi Selatan sejak program tersebut dimulai pada 2019.
“Ke depan, kami berharap setiap kabupaten/kota dapat memiliki Kampung Zakat sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan ekonomi, tetapi juga mencakup pendampingan kewirausahaan, penguatan kehidupan keagamaan, serta sosial kemasyarakatan,” katanya.
Baca Juga : Dinas TPH Gowa Didorong Susun Program yang Berdampak pada Kesejahteraan Petani
Dalam pelaksanaannya, masyarakat akan mendapatkan pendampingan kewirausahaan serta dukungan modal usaha yang dikelola bersama. Sinergi berbagai lembaga zakat juga diharapkan dapat memperkuat program pemberdayaan yang telah dirancang.
“Kami berterima kasih karena peluncuran hari ini mendapat dukungan luar biasa dari pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini menjadi kekuatan penting agar Kampung Zakat dapat memberikan perubahan nyata,” jelasnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News