Sambut HUT ke-419, Dinkes Makassar Gelar Sunatan Massal Gratis, Siapkan Donor Darah

Sunatan massal berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2026, di Aula Makassar Government Center (MGC), Jalan Slamet Riyadi. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Dinkes Makassar menggelar sunatan massal gratis untuk 419 anak dan menyiapkan kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-419 Kota Makassar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan menghadirkan sejumlah kegiatan sosial berupa pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal, hingga persiapan aksi donor darah yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Kota Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mengatakan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik

"Menyambut HUT Kota Makassar ke-419, kita lakukan sunatan massal dan pemeriksaan gratis. Ini gratis untuk masyarakat di Kota Makassar," ujar Nursaidah, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan sunatan massal berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2026, di Aula Makassar Government Center (MGC), Jalan Slamet Riyadi. Program ini mendapat antusiasme masyarakat.

Menariknya, jumlah peserta sunatan massal tahun ini disesuaikan dengan usia Kota Makassar yang genap 419 tahun. Dinas Kesehatan menargetkan sebanyak 419 anak mengikuti program tersebut.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Pemkot Gelar Pasar Murah, Warga Bisa Tebus Sembako Rp63 Ribu

Nursaidah menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata pada momentum hari jadi kota.

"Sunatan massal tahun ini kita sesuaikan dengan usia Kota Makassar yang ke-419, sehingga sasaran kita juga sebanyak 419 anak," tuturnya.

Ia menyebutkan, jumlah pendaftar sebelum pelaksanaan telah mencapai lebih dari 300 anak. Dinas Kesehatan kemudian berupaya memenuhi target 419 peserta selama dua hari pelaksanaan.

Baca Juga : Indocement Tawarkan RDF ke Pemkot Makassar, Sampah TPA Tamangapa Berpotensi Jadi Bahan Bakar Industri

"Kegiatan berlangsung selama dua hari. Peserta yang mendaftar sebelumnya sudah mencapai sekitar 300 orang lebih, dan hari ini kita genapkan menjadi 419 peserta," sambungnya.

Pemerintah juga tetap berupaya memfasilitasi peserta yang datang melebihi target, sepanjang persediaan dan dukungan anggaran masih memungkinkan.

Selain mendapatkan layanan sunat gratis, setiap anak peserta juga memperoleh perlengkapan berupa sarung dan kopiah, serta uang transportasi sebesar Rp50 ribu.

Baca Juga : Kado HUT ke-419 Makassar, Disdukcapil Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Menurut Nursaidah, sunatan massal merupakan agenda sosial tahunan Dinas Kesehatan yang diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

"Setiap tahun Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan sosial seperti ini dalam rangka ulang tahun kota. Mudah-mudahan tahun berikutnya tetap bisa kita anggarkan karena ini sudah menjadi momentum tahunan untuk berbagi manfaat kepada masyarakat," jelasnya.

Selain sunatan massal, Dinas Kesehatan juga tengah mempersiapkan kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar.

Baca Juga : PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar

Kegiatan donor darah tersebut direncanakan melibatkan empat unit layanan darah dengan target partisipasi mencapai 10.000 orang. Saat ini, pihaknya masih mematangkan teknis pelaksanaan bersama pihak-pihak terkait.

Nursaidah menegaskan, berbagai kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan perayaan hari jadi kota dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Ini bagian dari komitmen kami untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat agar semakin mudah diakses. Karena kota yang bahagia berawal dari masyarakat yang sehat," tutupnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru