JK: Bekerja Lebih Keras untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Peringatan Isra Mikraj di Masjid Istiqlal Jakarta

Peringatan Isra Mikraj di Masjid Istiqlal Jakarta. (Dok. Jejakfakta.com/Ist)

Jusuf Kalla berharap, agar umat islam di Indonesia tidak hanya mencontoh Nabi Muhammad SAW setelah diangkat menjadi Rasul tapi juga sebelum diangkat sebagai Rasul.

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 HM Jusuf Kalla (JK), hadir pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 H yang diselenggarakan oleh Majelis Rasulullah SAW dan Pengurus Masjid Istiqlal di Masjid Istiqlal, Sabtu (18/2) malam.

Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), JK menyebut saat ini umat Islam di Indonesia agak terbelakang dari segi ekonomi karena tidak menegakkan Sunnah Rasul.

Sunnah Rasul yang dimaksud JK adalah menjadi entrepreneur atau pengusaha. Karena menurutnya, Nabi Muhammad SAW sebelum diangkat menjadi Rasul adalah seorang pedagang.

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

JK pun berharap, agar umat islam di Indonesia tidak hanya mencontoh Nabi Muhammad SAW setelah diangkat menjadi Rasul tapi juga sebelum ia diangkat sebagai Rasul. 

"Salah satu kekurangan umat di negeri ini adalah tertinggal secara ekonomi dibanding umat lain. Karena itu bagaimana meningkatkan kesejahteraan umat ini, mari kita mengikuti sunnah Rasulullah. Kita mengetahui Rasulullah sudah Berdagang semenjak umur 13 sampai 40 tahun" kata JK.

Dia juga mengungkapkan, kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai pedagang lebih lama dijalaninya yakni 27 tahun dibanding sebagai Rasul selama 23 tahun. 

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

Hal itu menurut JK menandakan umat ini harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan kesejahteraannya. 

"Kehidupan Nabi Muhamad sebagai pedagang lebih lama dijalaninya yaitu 27 tahun dibanding menjadi Rasul selama 23 tahun. Itu sunnah u untuk kita ikuti untuk meningkatkan harkat dan Martabat umat ini" ungkap JK. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru