BRI Dapat Pujian dari Anggota DPR RI Terkait Dukungan Terhadap Pengembangan UMKM

Gedung Bank BRI di Jakarta. Dok. Humas Bank BRI

Pada tahun lalu, BRI mengumumkan dividen pay out ratio sebesar 85 persen dari laba bersih 2021 atau mencapai Rp26,41 triliun, terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Jejakfakta.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus mencatatkan kinerja positif dan berkelanjutan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi negara. 

Pada tahun 2022, BRI Group mencatatkan laba bersih yang tumbuh sebesar 67,15 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp51,4 triliun.

Terkait kinerja yang impresif tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Sarmuji mengatakan bahwa pencapaian BRI akan memberikan kontribusi melalui dividen dan pajak yang semakin meningkat.

Baca Juga : Dorong Tata Kelola Koperasi yang Akuntabel, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Percepatan Pengembangan KDKMP

"Lebih penting lagi, bank seperti BRI harus menangani sektor UMKM yang diabaikan oleh bank lain, sementara UMKM adalah penyangga utama perekonomian kita," ucap Sarmuji, Jumat (24/2/2023) di Jakarta.

Pada tahun lalu, BRI mengumumkan dividen pay out ratio sebesar 85 persen dari laba bersih 2021 atau mencapai Rp26,41 triliun, terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Rasio dividen BRI terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2018, rasio dividen adalah 50 persen dari laba bersih, kemudian naik menjadi 60 persen pada tahun 2019, dan 65 persen pada tahun 2020.

Baca Juga : Sinergi untuk Umat: Daeng Ical Donasikan Mobil Operasional ke LDII Sulsel

Pada tahun 2022, BRI memberikan kontribusi kepada penerimaan negara dalam bentuk dividen sebesar Rp14,05 triliun atas laba BRI tahun 2021, dan membayar PPh badan sebesar Rp12,14 triliun. Total kontribusi BRI kepada negara pada tahun 2022 mencapai Rp26,19 triliun.

Dalam lima tahun terakhir, total kontribusi BRI (dividen dan PPh badan) terhadap penerimaan negara mencapai Rp100,02 triliun.

Selama tahun 2022, BRI juga memungut pajak dari pihak lain, yaitu PPN Bea & Materai, sebesar Rp8,00 triliun.

Baca Juga : Anies Baswedan: Indonesia Negara Agraris dan Maritim, tapi 70 Persen Penduduknya Tinggal di Kota

Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin, juga mengapresiasi kinerja BRI yang cemerlang.

"Kinerja positif ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan dan pertumbuhan sektor perbankan, tetapi juga berdampak luas bagi negara dan masyarakat," papar Puteri Komarudin.

Pertumbuhan laba bank tahun lalu didukung oleh ekspansi kredit di segmen UMKM yang akan memberikan efek multiplier bagi masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi pasca krisis akibat pandemi.

Baca Juga : Polisi Hentikan Kasus Pengerusakan dan Pengancaman Sopir Fortuner Giorgio Ramadhan

"Kami sangat mengapresiasi performa BRI yang mencatat laba tertinggi di tengah fokusnya dalam menyalurkan KUR guna mendorong pertumbuhan sektor UMKM kita," katanya.

Hingga akhir 2022, BRI telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp1.139,08 triliun, naik 9,2 persen secara yoy. 

Sebanyak 82,46 persen dari total kredit BRI disalurkan kepada sektor UMKM. Dari sisi asset, BRI juga mengalami pertumbuhan signifikan atau sebesar 11,2 persen yoy menjadi Rp1.089,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru