Keluarga Korban Harap Pelaku Pesta Miras Oplosan Diproses Hukum

Ilustrasi. Foto: Ist

"Kami berharap pelaku yang memaksa dan menganiaya Alif untuk menenggak miras oplosan hingga meninggal dunia diproses hukum." - Rahmawati, ibu almarhum Ahmad Alif korban dari pesta miras oplosan.

Jejakfakta.com, Makassar - Tiga pelajar di Kota Makassar telah kehilangan nyawa mereka setelah terlibat pesta miras oplosan. 

Menurut Rahmawati, ibu salah satu korban bernama AA (15), rekannya telah memaksa dan menganiaya anaknya untuk ikut serta dalam acara tersebut. Hal ini terungkap dari sebuah video yang diterima oleh ibu korban setelah kejadian tersebut.

"Anak saya sempat mengalami penganiayaan dan direkam oleh rekannya saat berada di dalam kamar indekos yang dijadikan lokasi pesta miras oplosan," katanya, Rabu (1/3/2023).

Baca Juga : Trauma Berat Menimpa Orang Tua Korban Miras Oplosan di Sanrangan Makassar: Takut dengan Sekolah

Menurut Rahmawati, anaknya dirawat di Rumah Sakit DR Tadjuddin Chalid karena mengalami kelemahan, sakit di bagian perut dan kepala, serta luka-luka yang diduga akibat penganiayaan. Namun, ia meninggal dunia keesokan harinya.

Menurut Rahmawati, sebelum dirawat karena kejang-kejang, Ahmad Alif sempat memberitahu keluarganya bahwa ia dipaksa dan ditahan oleh rekannya untuk berpesta miras oplosan yang berakhir tragis. Ia mengalami gejala mual dan pusing sebelum akhirnya meninggal dunia.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polda Sulsel dan berharap pelaku yang memaksa dan menganiaya Alif untuk minum miras oplosan hingga meninggal dunia dapat diproses hukum. 

Baca Juga : Polrestabes Makassar Bantah Tersangka AF Anak Polisi, Kasus Miras Oplosan Maut di Sanrangan

"Kami berharap pelaku yang memaksa dan menganiaya Alif untuk menenggak miras oplosan hingga meninggal dunia diproses hukum," jelasnya. 

Selain pesta miras, diduga juga terjadi penganiayaan dan pemaksaan selama acara tersebut diadakan oleh sejumlah pelajar di salah satu kamar indekos di Jalan Sanrangan, Biringkanaya Kota Makassar.

Pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan pesta miras bersama Alif saat ini menjalani perawatan intensif di RS Daya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru