Kasus Perundungan di SMPN 4 Bantimurung Berujung Damai
Kepala SMPN 4 Bantimurung, Ansar membenarkan kejadian tersebut dan menyayangkan tindakan siswa-siswinya.
Jejakfakta.com, MAROS - Kembali terjadi aksi perundungan di dunia pendidikan, kali ini menimpa seorang siswi SMP di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Kejadian ini terjadi di dalam ruang kelas saat para siswa menunggu jam pelajaran selanjutnya, dan video perundungan tersebut viral di media sosia
Dalam video tersebut, terlihat sekumpulan siswa yang berseragam batik sedang merundung temannya yang sedang duduk di bangku ruangan kelas sambil memegang ponselnya
Baca Juga : Golkar 62 Tahun: Menjaga Sejarah, Menjawab Tantangan Zaman
Salah satu pelaku bahkan mendekati korban dengan segelas air minum dan menyeret jilbabnya, sementara yang lain mengejek dan menertawai korban yang tidak dapat berbuat apa-apa selain menunduk sambil memainkan HP-nya.
Siswa lainnya yang berada di dalam ruangan kelas tidak melerai aksi perundungan tersebut dan justru asyik menonton sambil menertawai korban
Kejadian ini terjadi di SMPN 4 Bantimurung, di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulsel, saat para siswa-siswi menunggu pergantian jam pelajaran selanjutnya.
Kepala SMPN 4 Bantimurung, Ansar membenarkan kejadian tersebut dan menyayangkan tindakan siswa-siswinya.
Namun demikian, pihak sekolah telah menyelesaikan masalah tersebut dengan mediasi kedua belah pihak dan menghadirkan orang tua korban dan pelaku perundungan
"Kedua belah pihak telah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan tersebut," ucapnya, Senin (6/3/2023
Baca Juga : Pangkep Bawa Hasil Bumi di Kirab Swasembada Pangan HUT ke-357 Sulsel
Kasus perundungan ini berujung damai, namun korban saat ini masih menjalani proses hiling untuk menghilangkan rasa trauma atas kejadian tersebut dan hanya mengikuti proses belajar mengajar secara daring di rumahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News