Belum Puas, Elon Musk Kembali Pecat Ribuan Karyawan Twitter
Gelombang kedua PHK karyawan, kali ini memecat sebanyak 4.400 dari 5.500 karyawan kontraknya.
Setelah sempat memecat sekitar 50% karyawan, Elon Musk dilaporkan kembali melakukan aksi PHK massal gelombang dua dengan memecat sebanyak 4.400 dari 5.500 karyawan kontraknya. Namun, perusahaan belum memberikan keterangan apapun terkait berita tersebut.
Menurut Reporter Casey Newton dari Platformer News, karyawan kontrak yang dipecat oleh perusahaan tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya dan diberhentikan secara tiba-tiba.
Karyawan ini baru mengetahui kalau dirinya sudah dipecat ketika kehilangan akses mereka ke sistem di seluruh perusahaan, seperti email dan Slack, tiba-tiba ditangguhkan.
Baca Juga : Akun Bos Twitter Elon Musk: WhatsApp Cannot be Trusted
Lanjut, laporan itu menyatakan bahwa gelombang kedua PHK telah berdampak pada karyawan yang berbasis di AS dan global dan berasal dari divisi moderasi konten, real estat, pemasaran, teknik, dan departemen lainnya.
Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Perusahaan dan Elon Musk bahkan tidak memberi tahu pimpinan divisi tentang pemecatan karyawan kontrak tersebut.
Sang pimpinan baru mengetahui hal itu ketika anggota tim-nya tidak dapat dihubungi melalui ID email resmi mereka.
Baca Juga : Twitter Berencana Benahi Relevansi Iklan, Elon Musk Usulkan Fungsi Baru
Sebelumnya, Elon Musk sempat menjelaskan jika alasannya memecat para karyawan Twitter adalah karena platform tersebut merugi lebih dari USD 4 juta setiap harinya.
Ia pun tidak memiliki pilihan lagi selain memecat sebagian besar karyawannya, untuk menyelamatkan perusahaan itu dari kebangkrutan yang sedang mengintai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News