Lagi, Meta akan PHK 10.000 Karyawan dan Tutup 5.000 Loker
Ini PHK massal kedua Meta, induk raksasa media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Makassar, jejakfakta - CEO Meta, Mark Zuckerberg, melalui akun Facebook resmi Zuckerberg, menyampaikan memo yang berbunyi bahwa perusahaannya bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Meta, kata Zuckerberg, akan mem-PHK kurang lebih 10.000 karyawan. Selain itu, Meta bakal menutup 5.000 lowongan pekerjaan.
"Saya berharap untuk melakukan penyesuaian organisasi ini secepat mungkin tahun ini, sehingga kami bisa melewati masa-masa sulit yang penuh dengan ketidakpastian, dan fokus dengan apa yang sudah menjadi prioritas kami," kata Zuckerberg dikutip dari laman Facebook, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga : Tekankan Komunikasi Digital Humanis, Aliyah Mustika Dorong Pemerintah Lebih Terbuka
Ini PHK massal kedua Meta, induk raksasa media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
"Saya tahu ini akan sulit, tetapi saya tidak memiliki jalan lain. Satu hal yang pasti, kami akan selalu mendukung orang-orang yang terdampak PHK, sama seperti sebelumnya, dan kami akan memperlakukan mereka sepantas-pantasnya," Zuckerberg menambahkan.
Rencana PHK tidak sekaligus, bakal berjalan secara bertahap hingga sesudah April 2023 atau akan rampung sebelum akhir tahun ini.
Meta menempuh PHK karena ingin fokus ke proyek-proyek yang pentingnya dan meningkatkan produktivitas karyawan sebagai strategi tahun efisiensi (Year of Efficiency) 2023 saat ini.
Beberapa bulan lalu Zuckerberg juga mengumumkan PHK massal di Meta, tepatnya November 2022, tercatat 11.000 karyawan dilaporkan mengalami dampaknya.
Beda alasan. PHK 2022 menurut Zuckerberg karena ada investasi besar-besaran Meta tidak sesuai harapan perusahaan dan problem ekonomi makro global yang berefek kepada mayoritas bisnis Meta yang kebanyakan bersumber dari iklan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News