FB Batal Diautopsi, Mahasiswi Bahasa Mandarin Unhas yang Tewas di Rumah Kosong
FB merupakan mahasiswi semester I Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Makassar, jejakfakta.cm – Pihak keluarga sempat ragu jika FB alias Peppi bunuh diri. FB kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk autopsi.
"Bapaknya (ayah FB) sudah di Polsek (Tamalanrea), tapi masih bikin surat untuk pengantar autopsi," kata sepupu FB kepada jejakfakta.com di RS Bhayangkara Makassar, Jl Mappaoddang, Senin (14/11/22) petang.
Sejumlah teman kuliah FB dari FIB Unhas terlihat hadir menunggu di RS Bhayangkara Makassar.
Baca Juga : Satu Tahun Munafri–Aliyah: Di Balik Angka Pertumbuhan, Sosiolog Unhas Bicara Soal Wajah Sosial Makassar
Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.00 WITA, keluarga FB sepakat membatalkan rencana autopsi perempuan berusia 18 tahun itu.
Keluarga pun mengambil mayit dari RS Bhayangkara dan membawa pulang ke kampung halaman, Toraja.
FB ditemukan tak bernyawa di rumah kosong dekat tempat tinggalnya, BTN Resky Blok A, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Senin (14/11/2022) sekira pukul 01.00 WITA.
Baca Juga : Pemkot Makassar–Unhas Perkuat Tata Kelola Pulau, Pembangunan Kepulauan Tak Boleh Tertinggal
FB merupakan mahasiswi semester I Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Kapolsek Tamalanrea Kompol H Saharuddin mengungkapkan keterangan sementara menurut saksi berinisial WY yang juga teman kampus Peppi.
“Menurut pengakuan saksi WY, beberapa hari sebelumnya, FB sering mengeluh banyaknya tugas kampus dan pengkaderan yang harus diikuti oleh korban,” kata Saharuddin kepada wartawan.
Para saksi mengungkapkan, FB sempat menyampaikan ke rekan-rekannya bahwa ia tak dapat mengikuti kegiatan kampus lantaran tak enak badan. Penyampaian FB ke temannya, Ahad (13/11/22) sekitar pukul 23.00 WITA.
Ihwal itu, teman-teman menuju ke tempat tinggal FB, ke BTN Resky Blok A.
“Sekira pukul 23.00 WITA, FB mengaku lagi tidak enak badan, setelah itu rekan-rekan FB kemudian mendatangi kediaman korban untuk mencari keberadaan korban,” cerita Saharuddin.
Baca Juga : Hijaukan Destinasi Wisata, TKP-Unhas dan Pemkab Bulukumba Tanam 3.000 Bibit Pohon di Tanjung Bira
Setibanya di lokasi, WY dkk tak menemukan FB di rumahnya. Usut punya usut, saksi mencari dan menemukan sendal FB di sekitaran rumah kosong yang tak jauh dari rumah FB.
Selanjutnya, WY dkk masuk ke rumah kosong tersebut. Kaget bukan main, mereka mendapati FB sudah tak bernyawa, kondisi tergantung.
“Rekan kampus menemukan sendal milik korban di sekitaran rumah kosong, dan kemudian menemukan tubuh korban dengan posisi tergantung di kamar mandi,” kata Saharuddin.
Baca Juga : "Angin Mamiri" dan Semangat Baru: PAPPRI Sulsel Buka Ruang bagi Jiwa Muda Bermusik
Sekitar pukul 01.00 WITA, tim Reskrim Polsek Tamalanrea berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Nanti pada pukul 03.00 WITA kepolisian dan keluarga mengevakuasi jasad FB.
Polisi juga mengamankan handphone milik FB yang tergeletak di bak air toilet rumah kosong tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News