Pahala Puasa Spesial, Malaikat Pencatat Amal Pun Tak Tahu

Ilustrasi. Rukyatul hilal dalam proses penentuan 1 Ramadan. [dok. KOMPAS/Ferganata Indra Riatmoko]

Dalam hadis qudsi Allah Swt berfirman, “Setiap amal kebaikan akan diberi pahala sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. (Adapun) puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang akan memberi pahala atasnya …” (HR At-Tirmidzi).

Puasa merupakan ibadah jasadiyah (ibadah yang menuntut aktivitas fisik) yang pahalanya istimewa, besar.

Saking istimewanya, malaikat pencatat amal pun tidak tahu pahala puasa, langsung ke Allah subhana wataala.

Dalam hadis qudsi Allah Swt berfirman, “Setiap amal kebaikan akan diberi pahala sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. (Adapun) puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang akan memberi pahala atasnya …” (HR At-Tirmidzi).

Baca Juga : Mau Pikul Dosa Orang yang Anda Cerita Jeleknya? Jauhi Gibah

Dari Abu Saleh az-Zayyaat sesungguhnya dia mendengar Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata, Rasulullah saw bersabda: Allah subhana wataala berfirman: "Setiap amal ibadah anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku akan memberi balasan atas puasa itu dan puasa adalah tameng (Hadis Riwayat al- Bukhari).

Ibadah puasa menjadi milik Allah Swt., dan Dia akan memberikan pahala yang sangat besar, bahkan manusia sendiri belum tahu secara pasti apa yang akan diberikan oleh Allah Swt. Inilah janji Allah Swt., dan sekali-kali tidak pernah Dia mengingkari janji-Nya. Sebagaimana dalam firman-Nya:

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya'. Sesungguhnya Allah Swt tidak menyalahi janji." (QS. Ali Imran: 9).

Baca Juga : Ruginya Orang yang Malas Jabat Tangan dan Ucap Salam

Wallahu a'lam.

(Yusni A. Ghazaly/disarikan berbagai sumber).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru