Pernyataan Presiden Jokowi dan Nasib Timnas Israel
Piala Dunia U-20 Indonesia
Indonesia, kata Presiden, selalu teguh memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina yang sampai saat ini dijajah oleh Israel.
Jakarta - Penolakan terhadap Timnas Israel bermain di Indonesia untuk Piala Dunia U20 2023 bermunculan dari pembela Palestina. Paling heboh adalah sikap Gubernur Bali I Wayan Koster yang kemarin menuai reaksi Presiden Joko Widodo.
Pemerintah Bali, melalui surat penolakan terhadap Timnas Israel U-20 bertanding di Bali dirilis oleh Gubernur Bali I Wayan Koster bernomor T.00.426/11470/SEKRET. Surat yang ditujukan kepada Menpora Zaenudin Amali itu dikeluarkan pada tanggal 14 Maret 2023.
Alhasil, surat Koster membuat FIFA selaku federasi sepak bola dunia dan penyelenggara piala dunia U-20 membatalkan undian (drawing) yang dijadwalkan tanggal 31 Maret 2023 di Denpasar.
Baca Juga : IAS: Demokrasi Butuh Akal Sehat, Bukan Isu Ijazah yang Menyesatkan
Selasa (28/03/2023), di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pernyataan pers.
Presiden menyatakan keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia tidak terkait sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini membela Palestina.
“Dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat," tegas Jokowi.
Baca Juga : AM Asri Ajak Masyarakat Dukung Keputusan PSSI Soal Shin Tae-yong
Presiden mengungkapkan bahwa Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, sependapat pemerintah Indonesia terkait Piala Dunia U-20.
“Dalam urusan Piala Dunia U-20 ini, kita sependapat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi, jangan mencampuradukkan urusan olahraga dan urusan politik,” kata Presiden.
Indonesia, kata Presiden, selalu teguh memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina yang sampai saat ini dijajah oleh Israel.
Baca Juga : PSSI Akan Kirim Surat Protes Terkait Kepemimpinan Wasit Ahmed Al Kaf, Erick Thohir: Fokus Lawan Tiongkok
“Ini sesuai dengan konstitusi, menolak penjajahan dalam bentuk apapun dan ini selalu kita sampaikan dalam forum-forum bilateral, forum multilateral, maupun forum internasional lainnya,” kata Jokowi.
Presiden juga mengutarakan, penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 telah melalui proses bidding dan seleksi panjang hingga akhirnya Indonesia berhasil mengungguli dua kandidat lainnya yaitu Brasil dan Peru.
“Saat itu, semua pihak berjuang, bekerja keras bersama-sama agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dan akhirnya, bulan Oktober 2019, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA,” kata Presiden.
Baca Juga : SBY Menghadap ke Presiden Jokowi, Bahas Apa?
Menurut Presiden, penunjukan tersebut merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia karena mendapat kepercayaan menyelenggarakan event olahraga yang paling banyak penggemarnya di dunia.
Presiden menambahkan, saat ditunjuk menjadi tuan rumah, Indonesia belum mengetahui siapa yang akan menjadi tim peserta karena masih dalam proses prakualifikasi.
“Kepastian Timnas Israel lolos seleksi Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli 2022,” kata Jokowi.
Baca Juga : Ekspor Nikel Indonesia Naik Jadi Rp250 Triliun, Presiden Jokowi: Hilirisasi Menjadi Kunci
Presiden menyampaikan bahwa pemerintah bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah berupaya mencari solusi terbaik terkait penolakan terhadap Timnas Israel.
“Baik pemerintah maupun PSSI, masih terus berusaha agar ada solusi terbaik. Untuk itu, saya telah mengutus Ketua Umum PSSI, Bapak Erick Thohir, untuk bertemu dengan tim FIFA, untuk mencari penyelesaian yang terbaik, mencari solusi yang terbaik,” kata Presiden.
Kata Cucu Pendiri Israel
Miko Peled, aktivis HAM Israel sekaligus cucu pendiri Israel, menolak timnas Israel ke Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Miko Peled, melalui siaran video, meminta Presiden RI Joko Widodo, organisasi masyarakat, dan seluruh rakyat Indonesia untuk menolak timnas U-20 Israel masuk Indonesia.
Dihimpun jejakfakta, berikut ini pernyataan lengkap Miko Peled.
Tidak ada toleransi sama sekali untuk Israel dan zionisme.
Mohon jangan izinkan timnas Israel masuk ke Indonesia dan bertanding.
Saya memohon kepada pak presiden, saya memohon kepada organisasj masyarakat, saya memohon kepada seluruh rakyat Indonesia.
Mengizinkan timnas Israel untuk bertanding, masuk ke Indonesia, itu berarti memberikan izin kepada Israel untuk terus membunuh dan menindas rakyat Palestina dan memberitahu kepada Israel bahwa mereka bisa lepas tangan dari hal itu.
Bahkan, bahkan dari negara muslim besar seperti Indonesia tidak bisa mengabaikan ini begitu saja. Palestina tidak bisa sendirian memenangkannya. Mereka tidak bisa meraih kemerdekaan tanpa dukungan dari kita.
Kita telah menyaksikan negara-negara Arab dan beberapa negara muslim membuka tangannya untuk Israel, ini adalah fenomena yang sangatlah berbahaya.
Saya Miko Peled. Kakek saya ikut menandatangani deklarasi kemerdekaan Israel. Saya tahu Israel, saya tahu apartheid. Saya memohon kepada Anda, pertahankan sikap moral Anda.
Berdirilah bersama Palestina dan bersama-sama kita bisa membebaskan Palestina. Bersama-sama kita bisa melihat dari akhir penderitaan dan akhir dari rezim apartheid.
Terima kasih banyak.
MUI: Jangan Ada Celah Sedikitpun
Nama timnas Israel lolos ke Piala Dunia U-20 di Indonesia. Israel menjadi salah satu dari lima wakil Eropa dalam perhelatan akbar pada 20 Mei sampai 18 Juni 2023 ini.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ketua bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menanggapi lolosnya Israel ke Piala Dunia U-20 di Indonesia merupakan hak yang sangat sensitif di masyarakat luas khususnya di Indonesia.
"Karena menyangkut dengan penjajahan zionis Israel terhadap bangsa Palestina yang dalam waktu panjang berlangsung hingga hari ini," kata Sudarnoto dalam keterangan yang dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (14/3/23).
"Ini pernah ditegaskan oleh Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri RI, dan MUI mendukung sikap tegas ini," Sudarnoto menambahkan.
Untuk itu, MUI mengingatkan agar pemerintah Indonesia dan PSSI tidak melupakan amanah konstitusi.
"Jangan ada celah sedikitpun dengan alasan apapun untuk mengkhianati amanat Pembukaan UUD 1945 dan merusak komitmen presiden sehingga membuka ruang bagi Israel untuk masuk ke Indonesia melalui jalur apapun, termasuk jalur Piala Dunia sepakbola U-20," tutur Sudarnoto.
Dia pun meminta pemerintah agar menampung aspirasi rakyat.
24 Negara Peserta Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia:
1. Indonesia (Tuan Rumah)
2. Republik Dominika (Concacaf)
3. Guatemala (Concacaf)
4. Honduras (Concacaf)
5. Amerika Serikat (Concacaf)
6. Inggris (UEFA)
7. Prancis (UEFA)
8. Israel (UEFA)
9. Italia (UEFA)
10. Slovakia (UEFA)
11. Fiji (OFC)
12. Selandia Baru (OFC)
13. Brasil (Conmebol)
14. Uruguay (Conmebol)
15. Kolombia (Conmebol)
16. Ekuador (COnmebol)
17. Gambia (CAF)
18. Nigeria (CAF)
19. Senegal (CAF)
20. Tunisia (CAF)
21. Irak (AFC)
22. Uzbekistan (AFC)
23. Korea Selatan (AFC)
24. Jepang (AFC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News