Kunjungi Pasar Tramo Maros, Jokowi Minta Harga Beras Bisa Turun Lagi
Dari hasil pengecekan Jokowi mendapati harga beras di Pasar Tramo yakni Rp10.500 per kilogram.
Jejakfakta, Maros - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Tramo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Harga beras menjadi tujuan utama pengecekan harga oleh Presiden. Pasalnya di sana merupakan salah satu wilayah lumbung padi.
Dari hasil pengecekan Jokowi mendapati harga beras di Pasar Tramo yakni Rp10.500 per kilogram.
Baca Juga : Bantuan Pangan Gowa Naik 50 Persen, 70 Ribu Warga Kini Terjangkau Program Pemkab dan BULOG
Menurutnya, harga tersebut sudah mengalami penurunan. Hanya saja dengan kondisi panen raya saat ini Ia menyebut seharusnya harga beras bisa turun lebih dari yang saat ini.
"Tapi memang harganya tadi saya lihat Rp 10.500. Memang sudah turun tapi dengan panen raya yang banyak saya kira turunnya harus lebih dari itu, ya masih kita bisa beli dengan harga yang baik," kata Jokowi dalam Keterangan Presiden di Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (29/3/2023).
Selain beras, Jokowi juga mengecek harga pangan lainnya seperti bawang merah, bawang putih yang di Pasar Tramo harganya stabil.
Baca Juga : 9 Peserta Kafilah Pangkep Lolos Final MTQ ke-34 Sulsel, Tilawah Remaja Andalkan Ma'rifah dan Ahyar
Meski demikian untuk minyak goreng memang masih ada di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 15.000 perliter. Untuk minyak goreng Jokowi akan meminta pasokannya ke Maros diperbanyak.
"Yang kurang memang minyak, minyak yang Rp 14.000-Rp 15.000, MinyaKita. Nanti akan saya telepon ke Jakarta untuk pasokan ke sini diperbanyak," imbuhnya.
Sedangkan untuk cabai dari hasil pengecekannya di Pasar Tramo harganya masih jauh lebih rendah dari di Jawa. Di Pasar Tramo, Maros Jokowi mendapati harga cabai sekitar Rp 40.000, sedangkan di Jawa sudah mencapai Rp 90.000 per kilogram.
Baca Juga : Irwan Turun Langsung Cek Pemondokan, Pastikan Kafilah Lutim Siap Tampil Maksimal di MTQ Sulsel
"Karena cabai saya lihat di Jawa sudah harganya Rp 90.000, Rp 80.000, disini Rp 40.000. Ya saya coba pedas mana? Di sini sudah Rp 40.000 pedas, berarti baik. Di Maros baik," ujarnya.
Ia mengatakan, ketersediaan pasokan menjadi poin dalam antisipasi pemerintah untuk kenaikan harga jelang lebaran 1444 Hijiriah.
"Memang penting pasokannya selalu ada, kayak beras ini pasokan harus ada, pasokan, pasokan di semua provinsi ya tidak hanya di Sulawesi Selatan. Juga telur, pasokan harus selalu ada, karena telur juga di Jawa ada kenaikan. Ini saya ingin melihat betul-betul bahwa inflasi terkendali, harga itu naik satu dua barang biasa, kalau lebaran terjadi seperti itu, tapi memastikan bahwa pasokan itu harus ada," jelasnya.
Baca Juga : Luwu Timur Jadi Kafilah Pertama Tiba di Maros, Siap Berlaga di MTQ XXXIV Sulsel
Diketahui, Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kerjanya di Sulsel selama 2 hari hingga Kamis (30/3) besok. Jokowi sebelumnya meninjau Pasar Tramo di Maros hingga dan meresmikan Kereta Api (KA) Sulsel.
Jokowi akan melakukan peninjauan fasilitas stasiun dan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selepas itu, Jokowi akan menuju Kampung Nelayan Desa Pajukukang untuk meninjau dan berdialog dengan sejumlah nelayan.
Selanjutnya, Jokowi akan menuju Pasar Terong di Kota Makassar untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para pedagang. Keesokan harinya, Jokowi dijadwalkan panen raya di Maros kemudian bertolak ke PT Vale, Luwu Timur. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News