Pemotor yang Potong Iring-Iringan Mobil Presiden Minta Maaf, Kapolrestabes Makassar: Kendaraan Dalam Keadaan Kosong
Pelaku DJ: Saya saat melihat rombongan saya panik langsung memotong ke kanan dan saya meminta maaf kepada bapak Presiden, Polri atas video saya yang kemarin viral dan banyak menyusahkan orang.
Jejakfakta.com, Makassar - Pengendara yang ugal-ugalan nekat memotong jalur mobil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya di Pasar Terong, Kota Makassar diamankan Polisi.
Pelakunya adalah seorang remaja berusia 18 tahun inisial DJ.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto menjelaskan, kejadian tersebut terjadi saat kunjungan Presiden Jokowi bersama rombongan di Pasar Terong Makassar.
Baca Juga : 21 Daerah Masuk Zona Risiko Tinggi dan Sedang, Penyempitan Ruang Sipil Dinilai Perparah Krisis Ekologis
"Kemarin itu ada rombongan presiden mau melihat dan meninjau langsung di Pasar Terong," ujar Budhi saat menggelar jumpa pers di Polrestabes Makassar, Kamis (30/3/2023).
Kronologisnya, kata Budhi, setelah Presiden Jokowi bersama rombongan turun dari mobil untuk memasuki area Pasar Terong tepatnya di Jl. Masjid Raya Makassar, mobil yang ditumpanginya melanjutkan perjalanan ke titik di mana Presiden akan kembali naik ke dalam mobil setelah mengunjungi Pasar Terong, tepatnya di Jl. Bawakaraeng Makassar.
Namun, sebelum sampai ke titik pintu keluar Presiden Jokowi beserta rombongan, mobil presiden nyaris ditabrak seorang pengendara motor yang nekat melitas dengan memotong jalur mobil Presiden Jokowi tersebut.
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
"Pada saat sampai di lokasi presiden turun di pasar, kendaraan dalam keadaan kosong, ketika presiden masuk ke dalam lokasi pasar, serangkaian rombongan presiden itu melingkar untuk menuju titik selanjutnya," katanya.
Sementara, pada saat rangkaian mobil kosong berjalan seseorang pengendara menerobos dan melanggar lalu lintas dengan melawan arus.
Budhi mengaku, pelaku tersebut kaget saat akan berpapasang dengan mobil rombongan sehingga mengambil inisiatif memutar kanan motornya secara cepat dan terjadilah insiden tersebut.
Baca Juga : Eksaminasi Publik Bongkar Dugaan Kekeliruan Fatal Putusan Buruh KIBA, Dinilai Ancam Hak Pekerja Nasional
"Sehingga saat berpapasang yang bersangkutan kaget dan kebingungan, setelah itu yang bersangkutan melakukan cross-street atau memotong jalan, habis itulah viral," terangnya.
Intruksi Presiden Jokowi
Berdasarkan instruksi Presiden Jokowi, pelaku tidak akan diproses secara hukum. Namun tetap akan dilakukan pembinaan.
Baca Juga : Diskominfo Makassar Gandeng Apple Developer Academy, Perkuat Talenta Digital Mahasiswa
"Dalam hal ini atas perintah bapak Presiden melalui Paspampres yang disampaikan kepada Polda Sulsel, beliau menginginkan untuk perkara ini tidak diproses hukum, namun akan kita lalukan pembinaan," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto.
"Dan kebetulan yang bersangkutan ini anak yatim piatu, kedepannya kita lakukan pembinaan supaya anak yang baik dan taat pada aturan," lanjutnya
Presiden meminta sosialisasi terhadap pengendara lebih di tingkatkan lagi dalam menggunakan alur lalu lintas agar tidak mengganggu pengendara lain.
Baca Juga : Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar
"Beliau menginginkan lebih mengaktifkan sosialisasi (tata cara berlalu lintas) bagaimana orang berkendaraan dengan tertib sehingga tidak menganggu pengendara lain," katanya.
Permohonan Maaf
Pelaku DJ merupakan anak yatim piatu. Dari kejadian tersebut, dirinya mengakui bersalah dan meminta maaf atas kejadian yang sempat menghebohkan dunia maya itu. Selain itu, dirinya bersiap menerima pembinaan dari kepolisian.
"Saya minta maaf, saya yang kemarin viral, saya mau pergi tes motor, sudah isi bahan bakar dan saya melawan arus dan saya tidak tahu bahwa bapak Presiden mau lewat, pada saat melihat rombongan saya panik langsung memotong ke kanan dan saya meminta maaf kepada bapak Presiden, Polri atas video saya yang kemarin viral dan banyak menyusahkan orang," ucapnya kepada wartawan, Kamis (30/3/2023) kemarin. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News