Pertigaan Jl. Dr. J. Leimena - Jl. Perintis Kemerdekaan Langganan Melawan Arus, Pengendara Hanya Takut Polisi
Banyak pengendara yang melakukan pelanggaran di pertigaan Jl. Dr. J. Leimena - Jl. Perintis Kemerdekaan. Bahkan, tak sedikit yang mengalami kecelakaan.
Jejakfakta.com, Makassar - Budaya tertib lalu lintas masih perlu terus digalakkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Selain menghindari kemacetan juga tak sedikit warga mengalami kecelakaan karena melawan arus.
Seperti dalam pantauan Jejakfakta.com, Sabtu (1/4/2023) sekitar pukul 17.00 Wita di Jl. Perintis Kemerdekaan dari arah Jl. Dr. J. Leimena Makassar. Banyak pengendara melawan arus dihentikan petugas lalu lintas Polsek Tamalanrea Makassar.
Seharusnya, pengendara dari arah Jl. Dr. J. Leimena terlebih dahulu belok kiri saat tiba di Jl. Perintis Kemerdekaan sebelum menyeberang ke sisi kanan jalan. Justru banyak pengendara motor tidak melakukan penyeberangan sesuai alurnya, lebih memilih melawan arus.
Baca Juga : 21 Daerah Masuk Zona Risiko Tinggi dan Sedang, Penyempitan Ruang Sipil Dinilai Perparah Krisis Ekologis
Saat polisi lalu lintas meninggalkan lokasi, terlihat banyak pengendara melakukan pelanggaran dengan melawan arus di Jl. Perintis Kemerdekaan, tepatnya di seberang jalan depan Kampus STMIK Dipanegara Makassar.
Syamsul, petugas lalu lintas Polsek Tamalanrea Makassar mengatakan, banyak pengendara yang melakukan pelanggaran di pertigaan Jl. Dr. J. Leimena - Jl. Perintis Kemerdekaan. Bahkan, tak sedikit yang mengalami kecelakaan.
"Kurang kesadaran sehingga melakukan pelanggaran, sering juga terjadi kecelakaan karna melanggar," ujar Syamsul kepada Jejakfakta.com saat ditemui di lokasi, Sabtu (1/4/2023) sore.
Baca Juga : Pemkot Makassar Kejar Lahan "Clear and Clean", Jembatan Barombong Siap Dibangun 2027
Ia mengimbau agar masyarakat budayakan tertib dan taat dalam berlalu lintas, sehingga terhindar dari kecelakaan.
"Saya imbau kepada masyarakat yang sering melawan arus agar tidak melakukan seperti ini, karena bisa membuat kecelakaan dan membuat kemacetan," terangnya.
Sementara itu, seorang saksi mata mengatakan, banyak pengendara yang melawan arus dan warga hanya takut dengan petugas lalu lintas.
Baca Juga : Makassar Bidik Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD untuk Bus Kota Terintegrasi
"Banyak, kalau pergimi lagi polisi, melanggarmi lagi itu," ujar salah seorang warga yang ada dilokasi yang tidak mau disebutkan namanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News