Uceng Resmi Jadi Pimpinan Komite Pengawas Perpajakan Indonesia
Pada Pilpres 2014, KPU memilih Zainal Arifin Mochtar sebagai moderator Debat Calon Presiden dan Cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, Senin (9/6/2014).
Jakarta, jejakfakta - Zainal Arifin Mochtar yang akrab disapa Uceng resmi sebagai pimpinan Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) Indonesia.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Senin (3/4/2023), melantik Uceng selaku Wakil Ketua Komwasjak merangkap anggota dan Amien Sunaryadi sebagai Ketua Komwasjak merangkap anggota. Pelantikan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.
Sri Mulyani, mengatakan, Komwasjak merupakan komponen penting dalam pengawasan perpajakan sehingga proses bisnisnya dapat berjalan secara lebih efektif dan efisien.
Baca Juga : Uceng Jadi Guru Besar UGM, Soroti Lemahnya Independensi Lembaga Negara
“Ini merupakan mandat Undang-Undang No 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,” kata Sri Mulyani.
Komwasjak, menurut Sri Mulyani, juga sebagai bentuk komitmen dari Kemenkeu untuk terus memperkuat sektor perpajakan bahwa Ketua dan Wakil Ketua Komwasjak berasal dari kalangan profesional.
“Hal ini selaras dengan fungsi Komwasjak yang memberikan rekomendasi strategis pada tata kelola administrasi perpajakan Indonesia,” kata Menteri Sri Mulyani.
Baca Juga : Jusuf Kalla Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof. Zainal Arifin Mochtar, Tegaskan Kritik Bagian Demokrasi
Zainal Arifin Mochtar adalah pakar hukum tata negara kelahiran Ujung Pandang, 8 Desember 1978.
Uceng tercatat sebagai dosen Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Juga sebagai peneliti antikorupsi Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM).
Uceng tidak asing lagi di layar televisi nasional sebagai akademisi yang kritis. Peka terhadap isu antikorupsi dan seluk-beluknya serta HAM.
Baca Juga : Makassar Raih Penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Awards 2025
KPU memilih Zainal Arifin Mochtar sebagai moderator Debat Calon Presiden dan Cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, Senin (9/6/2014).
Uceng pada tahun 2007 adalah anggota Tim Task Force Penyusunan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
Zainal Arifin Mochtar putra dari ulama KH Mochtar Husein (almarhum).
Baca Juga : Presiden Jokowi Canangkan Wanagama Nusantara di IKN, Kerja Sama UGM Restorasi Hutan Kalimantan
KH Mochtar ulama Tanah Mandar yang dikenal sebagai "Singa Podium", orator, dan ulama yang produktif menulis.
KH Mochtar adalah pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Nuhiyah Pambusuang di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
KH Mochtar sosok ulama ahli tafsir yang pernah aktif sebagai pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan dan pernah menjadi ketua MUI Sulsel.
Baca Juga : Negara Gelontorkan Rp 6,4 Triliun untuk IKN hingga 31 Agustus
KH Mochtar Husein meninggal dunia di kediamannya di Jl. Belibis No. 1, Makassar, Sulsel, tanggal 7 Oktober 2017.
Jenazah KH Mochtar dikebumikan di pemakaman Arab Bontoala, kota Makassar, Ahad (8/10/2017).(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News